Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

17 Helikopter & 9 pesawat base wing sisir perairan Pangkalanbun

17 Helikopter & 9 pesawat base wing sisir perairan Pangkalanbun Hercules TNI AU cari AirAsia. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Proses pencarian di hari keempat pesawat AirAsia dilanjutkan. Saat ini sudah enam jenazah dievakuasi, satu di antaranya perempuan berpakaian pramugari.

Sejumlah armada juga dikerahkan agar mempermudah proses pencarian di perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Namun cuaca buruk menjadi kendala.

"Unsur udara 17 helikopter disiapkan. Saat ini belum bergerak karena cuaca gabungan, kemudian ada 9 pesawat base wing sewaktu-waktu kita gerakan mencari, mengevakuasi," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI FH Bambang Soelistyo di Kantor Basarnas, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (31/12).

"Sekarang sudah 80 persen kekuatan, sudah masuk hanya belum bisa laksanakan karena gelombang dua sampai tiga meter, hujan deras juga di daerah operasi," tambahnya.

Selian udara dan laut, kata Soelistyo, unsur darat juga siap membantu. "Mereka akan dukung menerima sampai selesai identifikasi," tandasnya.

Sebelumnya, pencarian di hari ketiga, Selasa (30/12) pesawat AirAsia dengan nomor penerbangan QZ8501 yang membawa 155 penumpang membuahkan hasil. Tim SAR menemukan petunjuk awal di sekitar perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, berupa serpihan warna putih yang diduga berasal dari pesawat AirAsia.

Penemuan benda tersebut berada pada jarak 190 km dari Pangkalanbun, atau 10 km dari titik hilangnya pesawat Air Asia.

Untuk memastikannya, helikopter milik Basarnas dan TNI AU diterbangkan menuju lokasi ditemukannya serpihan diduga milik AirAsia QZ8501 di perairan Pangkalanbun, Kalimantan Tengah. Serpihan itu terlihat saat Hercules C 130 melakukan pencarian melalui udara.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP