Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

15 Penumpang KM Putri Ayu belum diketahui nasibnya

15 Penumpang KM Putri Ayu belum diketahui nasibnya ilustrasi kapal. merdeka.com/Aris Andrianto

Merdeka.com - Petugas gabungan (BPBD, Basarnas dan Adpel Ambon) sudah menemukan 12 penumpang selamat dari KM Putri Ayu yang tenggelam di perairan Maluku. Basarnas Ambon mengerahkan sebuah kapal untuk mencari 15 penumpang yang belum diketahui nasibnya.

"Basarnas dan KPLP Ambon sedang mencari 15 penumpang lagi yang masih dinyatakan hilang," ujar Humas Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan kepada merdeka.com, Minggu (17/6).

Pihaknya masih menyelidiki kapal yang dimiliki oleh perusahaan Sumber Rejeki di Ambon tersebut. Kemenhub akan mencari tahu apakah KM Putri Ayu termasuk kapal barang yang mengangkut penumpang atau kapal penumpang yang mengangkut barang.

Bambang mengatakan, diperairan Ambon sedang mengalami cuaca buruk ketika KM Putri Ayu berangkat dari Ambon menuju Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Minggu dini hari. "Diperkirakan kapal kayu tersebut tenggelam karena cuaca buruk," kata Bambang.

Tingginya gelombang di perairan Maluku dipengaruhi oleh Siklon Tropis Guchol yang posisinya di Samudera Pasifik Barat Daya, sebelah Timur Filipina, sekitar 17.2 LU, 127.6 BT (sekitar 1560 km sebelah utara Tahuna). Arah dan kecepatan gerak ke Barat laut dengan kecepatan 15 knots (27 km/jam) serta memiliki kekuatan: 100 knot (185 km/jam).

Diperkirakan dalam 24 jam ke depan (18 Juni 2012 hingga pukul 07.00 WIB) arah gerakan siklon tersebut ke Utara dengan kecepatan gerak 14 knot (25 km/jam). Siklon  tropis Guchol intensitasnya cenderung meningkat dalam 24 jam ke depan. Hal ini akan memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia seperti, hujan dengan intensitas ringan-sedang di Papua Barat dan gelombang dengan ketinggian 2 - 3 meter berpeluang terjadi di Perairan Kepulauan Sangihe-Talaud, Laut Maluku bagian utara, Perairan utara Pulau Halmahera.

KM Putri Ayu, kapal berpenumpang tujuan Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku, tenggelam di perairan Pulau Tiga, Kabupaten Maluku Tengah, Minggu (17/6) pada jam 01.00 WIT. Kapal motor dengan bobot GT 84 ton itu berangkat dari Pelabuhan Slamet Riyadi Kota Ambon, Sabtu sekitar pukul 22.00 WIT. Dua jam perjalanan kapal dihantam gelombang besar, sehingga menyebabkan mesin kapal mati dan badan kapal pecah sehingga kapal tenggelam.

10 Penumpang KM Putri Ayu yang tenggelam di perairan Maluku dinyatakan selamat. 9 Orang diantaranya kini berada di rumah kepala desa Ureng dan satu lainnya masih menjalani perawatan di Puskesmas Negeri Lima. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP