14 Pelaku Perusakan RSUD Brebes Saat Ambil Paksa Jenazah Covid-19 Diamankan Polisi
Merdeka.com - Polisi mengamankan belasan pelaku perusakan pintu kaca RSUD Brebes. Penangkapan berdasarkan bukti ditemukan kepolisian dan para pelaku sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut di Polres Brebes.
"Ada 14 terduga pelaku sudah kami amankan usai kejadian untuk dimintai keterangan kronologi kejadian awal hingga perusakan pintu, kaca, dan alat-alat bangsal rumah sakit," kata Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto saat dikonfirmasi, Sabtu (26/12).
Polisi tak hanya mendalami kasus perusakan fasilitas RSUD Brebes. Para pelaku juga akan diperiksa terkait penjemputan paksa pasien meninggal berinisial DW yang terkonfirmasi positif Covid-19 warga Desa Sawojajar, Kecamatan Wanasari Brebes.
"Saat ini masih pendalaman oleh Reskrim," kata dia.
Polres Brebes bersama petugas rumah sakit mengambil jenazah tersebut dari rumah duka setelah adanya penolakan pemakaman dilakukan protokol kesehatan dari pihak keluarga.
"Kami mediasi bersama wakil bupati, kepala dinas kesehatan dan kepala rumah sakit RSUD Brebes menghimbau dan memberikan pengertian kepada keluarga almarhum. Mereka memahami dan akhirnya jenazah dilakukan pemulasaran dan dimakamkan sesuai protokol kesehatan," ujar dia.
Dirut RSUD Brebes, Oo Suprana mengatakan setelah keluarga memahami, selanjutnya jenazah dimakamkan sesuai standar Covid-19 di TPU Sawojajar. "Jenazah sudah dibawa lagi ke RSUD, akan dilakukan pemulasaran Jenazah kemudian dan kemudian dimakamkan di Desa Sawojajar," kata dia.
Suprana membenarkan kejadian tersebut pengambilan paksa jenazah tersebut. Sebelum pasien meninggal, pihaknya sudah berkoordinasi dengan gugus tugas Covid-19 untuk dimakamkan secara protokol kesehatan. Mengetahui massa mendatangi pintu utama RSUD Brebes, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Polres setempat. Polisi yang datang langsung mengamankan proses pengambilan jenazah itu, karena saat kejadian aksi warga dihadang petugas keamanan rumah sakit tetap juga bisa lolos.
"Massa langsung merangsek ke ruang isolasi yang berada di lantai 5. Mengambil jenazah dan dibawa oleh angkutan umum," tutup dia.
Dinkes Pantau Kesehatan Warga Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Brebes
Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes terus melakukan pemantauan kondisi kesehatan terhadap massa yang mengambil paksa pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial DW di ruang isolasi RSUD Brebes, Sabtu (26/12) pagi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Sartono menyebut sejumlah massa datang mendatangi RSUD Brebes karena ingin mengambil jenazah DW yang diketahui hamil meninggal terkonfirmasi positif Covid-19 dari hasil swab PCR. Massa datang beramai-ramai mendatangi RSUD.
"Kami pantau kondisi mereka selama 14 hari ke depan. Untuk jumlah detailnya belum terdata, nanti tunggu. Ini masih sama gugus tugas minta data siapa saja yang ikut. Kalau perlu karantina mandiri, dan dilakukan rapid tes," kata Sartono saat dikonfirmasi, Sabtu (26/12).
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya