1,4 Juta hektar lahan gambut di Sumsel rawan terbakar
Merdeka.com - Sebanyak 1,4 juta hektare lahan gambut di wilayah Sumatera Selatan rawan terbakar. Semua pihak diminta berupaya mencegah hal itu agar tidak mengganggu Asian Games di Palembang yang digelar Agustus mendatang.
Asisten III Setda Sumsel Bidang Administrasi dan Umum, Eduar Juliartha mengungkapkan, lahan gambut tersebut paling banyak berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, dan Banyuasin. Kerawanan juga berlaku di kawasan hutan dengan luasan 3,5 juta hektar.
"Lahan gambut sangat rawan terbakar, sangat luas di Sumsel, belum lagi di kawasan hutannya," ungkap Eduar di Palembang, Rabu (11/4).
Dikatakan dia, tingkat kerawanan itu dilihat dari kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2015. Berdasarkan data Citra Satelit Landsat 8 OLI TIRS dan Citra Satelit Sentinel 2, karhutla di Sumsel pada tahun itu seluas 736.536,00 hektar dengan total 27.043 hotspot dan 43,21 persen kebakaran berada di lahan gambut.
Kemudian pada tahun 2016, luas kebakaran turun 99,87 persen di angka 978 hektar dan terjadi di lahan gambut sebesar 17,38 persen dari luas terbakar. Tahun 2017 karhutla meningkat menjadi 9.286 hektar dengan 1.212 hotspot. Pada tahun itu, karhutla terbesar terdapat di lahan mineral sebesar 91,33 persen dan lahan gambut sekitar 8,67 persen.
"Pencegahan karhutla harus segera dimulai, jangan tunggu kejadian baru bergerak, titik api harus dipadamkan sejak dini, stakeholder harus bersiap dan lengkapi peralatan," ujarnya.
Menurut dia, pencegahan karhutla sangat penting dilakukan karena Agustus 2018 digelar Asian Games di Palembang dan bersamaan dengan puncak musim kemarau.
"Jangan sampai nama Indonesia tercemar gara-gara karhutla yang menimbulkan asap. Tindak tegas bagi pelaku kebakaran," tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, YB Satya Sananugraha mengatakan, Asian Games merupakan perhelatan yang sangat besar. Suksesnya penyelenggaraan itu tergantung dengan peran masing-masing pihak.
"Kita harus bersama-sama terus mengantisipasi berbagai kemunculan hal yang buruk yang mengganggu perhelatan Asian Games, termasuk Karhutla. Semua pihak harus koordinasi mengatasinya," ujarnya.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya