1.363 Polisi amankan Natal di Palembang, dipastikan tak ada sweeping
Merdeka.com - Polisi tak ingin ada ancaman apapun menyambut Natal dan Tahun Baru 2017 di Kota Palembang. Mencegah adanya teror, sebanyak 1.363 polisi dikerahkan untuk mengamankan situasi.
Kapolresta Palembang, AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono, juga memastikan tidak ada sweeping yang dilakukan organisasi masyarakat (ormas) saat Natal dan Tahun Baru di Palembang.
"Potensi aksi sweeping menjelang atau saat Natal dan Tahun Baru belum tercium. Kami pastikan tidak terjadi di Palembang," ungkap Wahyu, Rabu (21/12).
Meski demikian, dia yakin warga Palembang sebagai masyarakat santun dan memiliki sikap toleransi antar umat beragama yang tinggi. Dia yakin tak akan ada gejolak yang timbul.
"Palembang itu kaya perbedaan, harmonisasi hubungan umat beragama sangat tinggi," ujarnya.
Dia mengatakan, jika nanti terdeteksi ada pihak yang ingin melakukan sweeping, pihaknya akan menindak tegas sesuai instruksi Kapolri. Koordinasi dengan pemerintah setempat dan tokoh ormas juga dilakukan untuk tetap berupaya menjaga pluralisme.
"Komunikasi terus kita upayakan, kami yakin semua elemen masyarakat bisa menjaga kondusifitas," kata dia.
Ribuan personel disebar di titik-titik keramaian, utamanya tempat-tempat ibadah sejak 22 Desember 2016 hingga 2 Januari 2017.
"Untuk Natal, fokus perhatian dan penjagaan ketat akan ditempatkan di 78 gereja di Palembang," tukasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya