131 Orang di Bali tewas karena rabies
Merdeka.com - Korban meninggal karena rabies di Bali kembali bertambah. Kali ini seorang warga bernama Made Wanti (55) tewas, Kamis (19/7), akibat digigit anjing liar di desa Ketewel, Gianyar, Bali. Dengan demikian, sudah 131 orang terenggut nyawanya karena terinfeksi virus anjing gila itu.
"Gejala klinisnya mendukung, mulai fobia, marah dan mengeluarkan air liur," kata Sekretaris Tim Penanganan Rabies RS Sanglah, Ida Bagus Ken Wiransadhi, Jumat (20/7).
Dari penuturan pihak keluarga, Ken mengatakan korban memiliki riwayat digigit anjing pada bagian kaki sekitar empat bulan lalu. Namun, setelah itu dia tidak mendapatkan perawatan dan vaksin anti-rabies.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bali, Ketut Suarjaya mengaku telah melakukan survei ke lokasi pascatewasnya Wanti. "Hasilnya, anjing yang menggigit korban pernah menyerang dua warga lainnya di desa itu, namun mereka langsung meminta vaksin hari itu juga," ungkapnya.
Wanti merupakan korban tewas keempat dalam tahun ini dari total 21 pasien suspect rabies yang dirawat di rumah sakit. Sedangkan jumlah total korban tewas sejak rabies menyerang Bali pada 2008 telah menembus angka 131 orang.
"54 korban di antaranya positif rabies," imbuh Suarjaya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya