13 Korban heli jatuh di Poso akan dimakamkan di TMP Kalibata
Merdeka.com - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan semua jenazah anggota TNI yang gugur dalam kecelakaan heli di Poso, Sulawesi tengah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Sebelum dimakamkan, jenazah akan diidentifikasi dulu di RSU Bhayangkara Palu.
"Selesai diidentifikasi di sini, semua jenazah akan dibawa lagi ke RSU Polri Kramat Jati untuk identifikasi lebih mendalam," ujar Panglima usai meninjau proses identifikasi jenazah di RSU Bhayangkara, Senin (21/3), demikian dilansir Antara.
Panglima yang didampingi Gubernur Sulteng Longki Djanggola dan Kapolda Sulteng serta sejumlah pejabat teras Mabes TNI dan BIN tidak merinci kondisi jenazah, namun mengemukakan bahwa semua jenazah akan diidentifikasi lagi di RS Polri Kramat Jati Jakarta.
Dia juga menegaskan bahwa seluruh jenzah yang berjumlah 13 orang sudah ditemukan dan sedang diidentifikasi di RSU Bhayangkara, Palu.
Sebelumnya, Helikopter milik TNI Angkatan Darat mengalami kecelakaan di Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (20/3) sekitar pukul 17.55 WITA. Helikopter yang ditumpangi 13 orang disambar petir.
"Iya benar kecelakaan karena kena petir," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) VII Wirabuana Kolonel Inf I Made Sutia saat dikonfirmasi merdeka.com, Minggu (20/3).
Berikut nama-nama korban jatuhnya helikopter tersebut yakni Danrem 132 Tadulako Kol Inf. Syaiful Anwar, Pejabat Badan Intelijen Negara (BIN) Kol Inf. Ontang, Pejabat Bais Kol Inf. Herry, Dandenpom Palu Letkol CPM Teddy, Kapenrem 132 Tadulako Mayor Faqih, Dokter Korem Kapten Yanto, Prada Kiki (ajudan Danrem).
Kru pesawat adalah kapten CPN Agung (pilot), Lettu CPN Wiradi (copilot) Letda CPN Tito (copilot), Sertu Bagus (mekanik) Serda Karmin (mekanik) dan Pratu Bangkit (avionic).
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya