12 Pencari Suaka di Pekanbaru Positif Covid-19
Merdeka.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pekanbaru menemukan 12 imigran atau pencari suaka politik yang ditempatkan di penampungan setempat terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka langsung diisolasi.
"Kami sudah lakukan tes swab antigen kepada imigran yang ditampung di Kecamatan Rumbai, ditemukan ada 12 warga asing tersebut positif Covid-19," kata Pelaksana tugas Kepala Dinkes Kota Pekanbaru Arnaldo Eka Putra di Pekanbaru, Riau, Selasa (22/6).
Eka mengatakan, tes antigen dilakukan terhadap 117 imigran yang tinggal di penampungan Kecamatan Rumbai. Mereka merupakan pencari suaka dari berbagai negara.
"Yang dirapid test ada 117 orang hasilnya reaktif 12. Setelah di-swab yang 12 tersebut hasilnya positif covid, dan langsung kami isolasi untuk perawatan selanjutnya agar tidak menular ke imigran lainnya," kata dia.
Saat ini, imigran yang dinyatakan positif diisolasi di dua tempat, yakni 10 orang di Rusunawa dan 2 orang di Bapelkes.
Para imigran ini juga tetap menjadi perhatian Pemko Pekanbaru, termasuk masalah vaksin dan penularan Covid-19 karena mereka tinggal dan bermukim di Pekanbaru, selama suaka politiknya belum mendapatkan jawaban.
"Sehingga imigran ini juga diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), pengawas di lapangan juga diperketat agar pencari suaka politik ini ikut aturan menerapkan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mencegah mobilitas interaksi," katanya.
Apalagi kondisi penampungan imigran yang kini padat, bahkan overkapasitas, hal ini rawan akan penularan Covid-19.
Seperti yang sudah dilakukan Pemko Pekanbaru beberapa hari lalu, pengungsi atau imigran di Jalan Cik Ditiro direlokasi ke kos Nevada Jalan Kartama. Ada 45 pengungsi yang dipindah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
Di kos-kosan Nevada, sekitar 40 kamar telah disiapkan sebagai tempat penampungan bagi pengungsi internasional. "Jadi kamar yang tersedia di kosan Nevada sangat mencukupi bagi pengungsi," kata Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru Iwan Simatupang.
Imigran yang direlokasi dari Wisma Satria ke kos-kosan Nevada, seluruhnya diwajibkan untuk menjalani isolasi selama dua pekan sebagai antisipasi sebaran virus corona. (mdk/yan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya