Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

100 Hektare lahan di Kaltim hangus terbakar, aparat dibikin geram

100 Hektare lahan di Kaltim hangus terbakar, aparat dibikin geram Ilustrasi kebakaran. ©2016 merdeka.com/abdullah sani

Merdeka.com - Sekitar 100 hektare hutan hangus terbakar di kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Petugas gabungan TNI-Polri bersama dengan BPBD Kutai Timur, dan unsur perusahaan, baru berhasil memadamkannya dalam sepekan. Namun masih ada spot api di wilayah lainnya, di Kutai Timur. Aparat pun dibikin geram.‎

"Sekitar 100 hektare itu baru di wilayah Muara Wahau saja, sudah padam. Tapi masih ada spot-spot api lainnya di wilayah lainnya," kata Dandim 0909 Sangatta Letkol Inf Ibnu Hudaya saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (3/3).

Penelusuran tim di lapangan, lahan yang hangus terbakar di Muara Wahau itu, merupakan kawasan budidaya kehutanan (KBK), yang masuk kawasan terlarang untuk dipergunakan siapa pun.

"Itu masuk KBK, tidak boleh diapa-apakan. Masyarakat tidak akan tahu itu wilayah KBK atau tidak. Tapi kita temukan, kok api ini ada di titik-titik batas areal perusahaan? Ini dalam wewenang penyelidikan rekan kepolisian," tegas Ibnu.

"Masyarakat ini diduga membakar untuk membuka lahan. Juga ada oknum masyarakat yang disuruh perusahaan, untuk buka lahan dengan cara membakar, untuk memperluas areal," terang Ibnu.

Sosialisasi gencar dilakukan berbagai pihak, agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara sengaja membakar. Sebab, masyarakat bawah memang tidak tahu soal risiko membuka lahan dengan cara membakar, yang berpotensi akan memperluas area yang hangus terbakar.

"Namanya oknum masyarakat ini, ada yang tahu, ada oknum yang pura-pura tidak tahu. Perlu edukasi intens ke masyarakat, supaya kebakaran hutan dan lahan ini, tidak seperti di wilayah kalimantan lainnya," terang Ibnu.

Sementara, anggota DPRD Kutai Timur Erlan Mapatiti mendesak Pemkab Kutai Timur dan aparat, untuk menangkap pelaku pembakar lahan, tidak hanya di level masyarakat, melainkan hingga ke level atas, yang diduga menyuruh masyarakat buka lahan dengan cara membakar.

"Tangkap, supaya ada efek jera, benar-benar buat jera. Apalagi, sudah ada tim khusus penanganan kebakaran lahan dan hutan ini," tegas Erlan. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP