10 WNI sandera Abu Sayyaf tiba, keluarga belum boleh membawa pulang
Merdeka.com - Keluarga Surianto, salah satu sandera kelompok Abu Sayyaf yang dibebaskan, Maemunah, datang ke Base ops Lanud Halim Perdanakusuma untuk menjemput cucunya. Maemunah juga mengatakan tak diperbolehkan masuk oleh petugas.
Dia mengaku belum mengetahui berita kepulangan Surianto dari media massa. Sebab, hingga saat ini belum mendapatkan kabar apapun dari pihak pemerintah.
"Tadi inisiatif ke sini. Saya lihat dari Media," kata Maemunah di lokasi, Minggu (1/5).
Karena tak diperbolehkan masuk, ia akhirnya diarahkan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Karena, katanya, setelah tiba 10 WNI termasuk Surianto akan menjalani tes kesehatan.
"Kita diarahkan ke RSPAD," jelasnya.
Seperti diketahui, 10 Warga negara Indonesia (WNI) telah dilepaskan oleh kelompok Abu Sayyaf setelah lebih dari sebulan akhirnya tiba dengan selamat di Base ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Mereka datang sekitar pukul 23.28 WIB.
Mereka terbang dari Balikpapan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat jet berlogo Victory News.
Setelah turun dari pesawat, 10 WNI langsung disambut dan bersalaman oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Mensesneg, Pratikno dan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Lalu, mereka langsung diarahkan masuk ke mobil Hiace.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya