10 WNI dibebaskan Abu Sayyaf, Menlu lapor Jokowi di Istana Bogor
Merdeka.com - Sebanyak 10 awak kapal asal Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf diketahui telah dibebaskan pada Minggu (1/5) siang. Menurut agenda resmi kepresidenan, Presiden Joko Widodo akan menerima laporan dari Menteri Luar Negeri Retno L Marsudi terkait telah dibebaskan 10 WNI tersebut.
"Teman-teman untuk mendapatkan informasi pembebasan 10 ABK WNI, sore ini Ibu Menlu akan melaporkan kepada Presiden di Istana Kepresidenan Bogor," kata Kepala Biro Pers Kepresidenan Bey Machmudin melalui pesan singkatnya, Minggu (1/5).
Kapolri Jenderal Badrodin Haiti memastikan 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat disandera kelompok militan Abu Sayyaf telah dibebaskan. Menurut Jenderal Badrodin, setelah proses negosiasi selesai, rencananya 10 WNI itu akan dipulangkan hari ini atau besok.
"Prosesnya sudah selesai. Ya kalau enggak hari besok mungkin dipulangkan," kata Jenderal Badrodin saat dihubungi merdeka.com, Minggu (1/5).
Namun mengenai proses dibebaskan 10 WNI tersebut, Kapolri belum mau berkomentar banyak. Dia meminta hal itu ditanyakan langsung kepada Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan.
"Kan kita belum secara detail prosesnya. Coba tanyakan langsung ke Menko Polhukam," kata Kapolri.
Menurut Badrodin, seluruh WNI dalam kondisi sehat. Namun Badrodin enggak menjelaskan secara detail proses pembebasan ini. "Masih ada tahapan, tunggu saja," tuturnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya