1 Pegawai Meninggal Akibat Covid-19, TVRI Sumsel Tutup 1 Minggu
Merdeka.com - Seorang pegawai TVRI Sumsel meninggal dunia setelah terpapar Covid-19. Untuk mencegah penularan, kantor stasiun televisi nasional di provinsi itu ditutup satu pekan ke depan.
Kepala Stasiun TVRI Sumsel Sukirman mengatakan, penutupan itu sudah dikoordinasikan dengan Dirut TVRI Imam Brotoseno. Namun, layanan administrasi tetap berjalan seperti semula.
"Penerapan penutupan hanya bagian operasional selama satu minggu. Istilahnya work from home," ungkap Sukirman, Rabu (15/7).
Dia mengatakan seluruh pegawai TVRI Sumsel akan menjalani rapid test dan dilanjutkan swab bagi yang reaktif. Pihaknya juga memberikan dukungan moril kepada pegawainya karena kejadaan ini cukup mengganggu psikologis mereka.
"Walaupun tutup sementara, siaran masih ada, tapi produksi setop," ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Yudhi Setiawan mengungkapkan, pegawai TVRI Sumsel yang terpapar corona adalah seorang perempuan berusia 49 tahun. Pasien meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Charitas Palembang, Sabtu (11/7) pukul 03.00 WIB.
"Ketika meninggal berstatus pasien dalam pengawasan dan hasil swab tes baru keluar kemarin, hasilnya positif," kata Yudhi.
Dikatakannya, jenazah telah dimakamkan secara prosedur Covid-19 di tempat pemakaman Gandus Hill Palembang yang dikhususkan pasien corona. Bagi seluruh pegawai TVRI Sumsel diimbau untuk isolasi mandiri selama 14 hari ke depan dan dianjurkan segera berkonsultasi dengan dokter jika mengeluhkan sesak nafas dan demam.
"Kita akan lakukan swab tes jika ada gejala dan dikarantina agar tidak menular jika positif," pungkasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya