1 Narapidana meninggal usai kerusuhan dan pembakaran di Lapas Jambi
Merdeka.com - Usai kerusuhan dan pembakaran di dalam Lapas Kelas II A Jambi, satu narapidana yang sempat mengalami luka tembak di bagian kaki akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jambi.
"Narapidana yang meninggal dunia bernama Andi Saputra Wilaya alias Andi Bin M Marboho, meninggal dunia bukan karena akibat luka tembaknya namun karena penyakit jantung yang juga dideritanya," kata Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi kemarin.
Korban tewas hari Selasa (7/3) sekitar pukul 07.30 WIB, setelah sempat beberapa hari menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Sementara itu Kapolresta Jambi, Kombes Pol Bernard Sibarani melalui Plt Kasubag Humas, Brigadir Polisi Alamsyah Amir, juga membenarkan terkait adanya satu narapidana yang meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.
Namun dia menerangkan bahwa meninggalnya warga binaan tersebut tidak ada kaitannya dengan luka tembak di bagian tubuhnya. Masalah luka tembak itu sudah tidak ada masalah dan sudah diobati.
Selain itu untuk lima napi lainnya yang juga ikut tertembak ketika kerusuhan terjadi, saat ini tidak ada masalah dengan luka mereka dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Mengenai meninggalnya napi tersebut, Kalapas Kelas II A Jambi, Djarot Sugiarto ketika dikonfirmasi, belum mau memberikan keterangan resmi terkait hal itu namun dia menyarankan untuk dapat mengkonfirmasi pihak Kemenkumham Jambi secara langsung.
Atas peristiwa meninggalnya narapidana itu, anggota gabungan Polresta dan Kodim 0415/Batanghari berjumlah kurang lebih 200 Personel juga disiagakan di Lapas Jambi untuk mengantisipasi terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya