Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

1 Kg heroin ditemukan dalam lukisan kaligrafi

1 Kg heroin ditemukan dalam lukisan kaligrafi narkoba. merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan pihak kepolisian menyita sedikitnya 1.040 gram heroin dari tangan M (32), warga Cipondoh Makmur, Kota Tangerang, Selasa (24/4) lalu. Heroin itu diperkirakan bernilai Rp 2 miliar.

Penangkapan ini dilakukan dari hasil pengembangan barang kiriman berupa lukisan kaligrafi asal Pakistan yang dipesan pria berinisial M (32), yang mengaku sebagai penjaga toko.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gatot Sugeng Wibowo menjelaskan, terungkapnya kiriman heroin ini bermula dari paket kiriman berupa empat buah frame lukisan kaligrafi asal Pakistan.

"Setelah dilakukan scanning dan pemeriksaan lebih seksama, kami temukan narkotika jenis heroin sebanyak kurang lebih 1.040 gram, dengan alamat penerima salah seorang WNI (Warga Negara Indonesia) yang tinggal di Cipondoh Makmur, Kota Tangerang," kata Gatot, Rabu (28/4).

Modusnya sendiri, heroin disimpan dalam paket kiriman berupa 4 buah frame lukisan Kaligrafi, dan disembunyikan di dinding-dinding balik lukisan tersebut.

"Setelah kami memastikan bahwa isi dalam frame adalah heroin, kami bekerjasama dengan aparat Kepolisian Polres Metro Bandara, melakukan pengembangan dan menangkap pelaku di kediamannya," ucapnya.

Saat ini, kata Gatot, barang bukti serta pelaku masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut. "Kalau ada dugaan keterlibatan jaringan Internasional, sedang kami dalami bersama kepolisian, BNN (Badan Narkotika Nasional)," singkatnya .

Selain itu, petugas juga menyita sabu seberat 7,2 gram atau senilai Rp14.400.000 , dengan pelaku berinisial GJ (39) WN China yang membawa sabu dengan menggunakan maskapai Cathay Pacific (CX-719) rute Fuzhou (China)-Jakarta pada Jumat (13/04/2012) lalu.

"Dari tangan tersangka ditemukan 2 alat hisap (bong)," kata Oza Olavia, Kepala Kantor Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta.

Kasat Narkoba Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Raden Bagus mengatakan, modus pengiriman narkotika saat ini terus berubah. "Khusus untuk Heroin dikirim dari Pakistan melalui perusahaan jasa titipan dengan penerima berinisial Mr A. Barang tersebut di kirim pada Minggu (22/04/2012)," katanya.

Ketua Granat, Hendri Yosodiningrat dan artis Meriam Belina turut hadir untuk mendukung upaya Bea dan Cukai serta Polres Bandara melakukan pemberantasan narkotika di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi kerja petugas Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta dan Polres Bandara. Buat kami, para pelaku merupakan penjahat sistematis yang ingin merusak generasi bangsa ini. Granat siap menyiapkan advokasi agar bisa menjerat semaksimal mungkin, dan agar perkara ini bisa cepat P21," ujar Hendri. (mdk/ren)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP