1 Jenazah korban speedboat tabrakan di Sungai Musi ditemukan, 1 masih hilang
Merdeka.com - Tim gabungan kembali menemukan satu korban lagi yang hilang akibat tabrakan dua speedboat di Sungai Musi. Dengan penemuan jenazah ketiga itu, satu korban tersisa yang masih hilang.
Jenazah yang ditemukan tersebut adalah H Abdul Hamid (46) yang mengapung di perairan Pulau Borang, Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (1/6) pukul 07.30 WIB. Lokasinya berjarak 20 kilometer dari lokasi tabrakan.
Humas Basarnas Palembang Rio Taufan mengatakan, jenazah korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk keperluan visum. Korban adalah orang pertama yang dinyatakan hilang bersama istrinya, Hj Jubaidah (43) usai tabrakan.
"Korban ketiga kita temukan tadi pagi dalam keadaan meninggal dunia. Posisinya cukup jauh, 20 km dari TKP," ungkap Rio, Jumat (1/6).
Dengan demikian, kata dia, korban hilang tinggal satu lagi. Sebab, tadi malam dua korban lebih dulu ditemukan di sekitar TKP dan proyek pembangunan Jembatan Musi IV.
"Dari empat korban hilang, 3 sudah ditemukan. Satu korban yang masih dicari bernama Hanifah, sesuai laporan keluarga," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, speedboat Rahendi Putra yang mengangkut 35 penumpang bertabrakan dengan speedboat Lima Saudara berpenumpang tujuh orang di Sungai Musi Palembang, tepatnya di sekitaran Jembatan Ampera, Rabu (30/5).
Akibat kejadian, dua korban ditemukan tewas di lokasi dan empat lainnya hilang.
Dalam proses pemeriksaan, pengemudi speedboat Rahendi Putra berinisial RH ditetapkan sebagai tersangka.
Dia dianggap lalai karena minimnya alat keselamatan dan tidak bisa menghindari tabrakan saat speedboat Lima Saudara menyalip.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya