1 Anggota Satpol PP terkena lemparan hingga kepala berdarah
Merdeka.com - Aksi pelemparan yang dilakukan Pedagang Kaki Lima (PKL) ke pos Satpol PP di sekitaran Alun-alun Bandung, menyebabkan satu petugas terluka. Saat kejadian korban berada di dalam pos dan terkena lemparan batu hingga kepala berdarah.
"Satu orang mengalami luka di bagian kepala," kata Kepala Satpol PP kota Bandung, Eddy Marwoto, Jumat (1/7) petang. Anggotanya yang mengalami penyerangan brutal oleh para PKL sudah dilarikan ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Penyerangan yang dilakukan PKL tersebut, kata Eddy dipicu karena adanya kekesalan saat beberapa kali ditertibkan oleh Satpol PP. Amarah PKL memuncak hingga aksi anarkis dilakukan. Padahal jika melihat Perda Pembinaan Penataan PKL, Jalan Dalem Kaum adalah kawasan tujuh titik bebas PKL.
"Imbauan sudah dikasih tau, pagi tadi kita sudah lakukan penataan, mereka masih terus berjualan, yah kita tertibkan lagi mereka tak terima, mereka menyerang langsung," jelasnya. Bahkan untuk hari ini pihaknya melakukan hingga tiga kali penertiban, menurutnya PKL masih saja membandel.
Merdeka.com melihat ratusan PKL yang biasa berjualan di Jalan Dalem Kaum dan Jalan Kepatihan masih berkumpul. Tapi situasi sudah lebih mereda. Penyerangan tersebut terjadi pukul 16.30 WIB sampai 17.00 WIB. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya