1 Anggota Satpol PP Makassar masih kritis, tertusuk hingga paru-paru
Merdeka.com - Hamzah (34), anggota Satpol PP Makassar, masih kritis di Rumah Sakit Stella Maris. Hamzah adalah salah satu dari 18 korban luka dari pihak Satpol PP setelah sejumlah anggota polisi melakukan penyerangan ke pos Satpol PP yang ada di dalam kawasan kantor Balai Kota Pemkot Makassar, Minggu dini hari tadi.
Luka tusuk benda tajam di bagian punggung Hamzah cukup dalam. Saking dalamnya luka tusuk itu hingga melukai paru-paru korban.
"Saya sudah cek kondisi semua korban luka dari pihak Satpol PP sejak pagi tadi. Satu di antaranya cedera hingga paru-paru," kata Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dalam keterangan pers bersama di depan kantor Balai Kota Pemkot Makassar, Minggu (7/8).
Konferensi pers bersama ini dihadiri Kabid Humad Polda Sulsel Kombes Polisi Frans Barung Mangera, Wakapolrestabes Makassar AKBP Hotman Sirait, Dandim 1408/BS Letkol Kav Otto Sollu dan Kasatpol PP, Iman Hud dengan moderator asisten I Pemkot Makassar, Muhammad Sabri.
Wali Kota Makassar yang akrab disapa Danny itu memberi apresiasi terhadap kepolisian karena seluruh korban mendapat penanganan dan perawatan yang baik. Termasuk para korban luka di bagian kepala yang tadi malam sempat diambil keterangannya di Polrestabes.
"Semua pihak baik dari kami dari pihak kepolisian prihatin atas kejadian ini. Setelah kejadian ini, yang selanjutnya penting dilakukan adalah bersama-sama menjaga stabilitas Kota Makassar. Semua pihak termasuk masyarakat luas diimbau untuk tidak terprovokasi. Hindari informasi simpang siur. Serahkan ke proses hukum," tandas Danny.
Sementara Wakapolrestabes Makassar AKBP Hotman Sirait menyayangkan kejadian yang berujung adanya korban jiwa.
"Sepenuhnya ini adalah karena kesalahpahaman individu-individu atau oknum yang masih emosional, mereka yang berjiwa muda mudah terprovokasi. Jadi bukan antar institusi," tandasnya. (mdk/dan)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya