Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gubernur BI apresiasi evaluasi ekonomi Universitas Trilogi & Indef

Gubernur BI apresiasi evaluasi ekonomi Universitas Trilogi & Indef Rektor Universitas Trilogi dan Gubernur BI. ©2016 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Bersama Universitas Trilogi, lembaga kajian ekonomi atau yang dikenal dengan Institute for Development Economic and Finance (Indef) melakukan seminar nasional yang bertajuk Evaluasi Paket, Evaluasi Ekonomi.

Kegiatan ini dilaksanakan terkait 12 paket kebijakan ekonomi yang dipandang belum berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi negara.

Hadir dalam seminar itu, Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. Ia pun mengapresiasi sekaligus berharap dari berbagai kajian yang dilakukan bisa membantu memberikan jalan keluar bagi permasalahan bangsa. Apalagi diakuinya bahwa perekonomian domestik tumbuhnya lambat.

"Ekonomi Indonesia triwulan I 2016 tumbuh lebih rendah dari proyeksi sebelumnya, kedepan diperkirakan lebih baik," sampai mantan menteri keuangan ini.

Sementara itu, Rektor Universitas Trilogi, Asep Saefuddin dalam paparannya menuturkan pemerintah harus berterimakasih kepada berbagai lembaga kajian yang ada di negeri ini. Hal tersebut sangat diperlukan bagi keberlangsungan negara.

"Sebagai kampus, sejatinya memang merupakan tempat melahirkan berbagai kajian, dan tentu kajian yang akan memberikan solusi-solusi terbaik," ujar Asep Saefuddin kepada hadirin yang mayoritas merupakan praktisi, pengamat, dan akademisi yang bergelut di bidang ekonomi itu

Acara yang bertepatan dengan hari di mana terjadinya reshuffle kabinet kerja Jokowi itu (27/7) juga menghadirkan beberapa pembicara pakar, di antaranya adalah Ketua KADIN Indonesia Roesan Roeslaini dan Direktur Indef sendiri, Enny Sri Hartanti.

Dalam penyampaiannya materinya, Enny Sri Hartanti mengatakan dari sisi sektoral setidaknya terdapat enam isu krusial yang menjadi alat ukur pencapaian kinerja perekonomian.

"Enam hal itu adalah pembangunan infrastruktur, ketersediaan energi, ketersediaan pangan, urgensi reindustrialisasi, penguatan sektor UMKM, dan perbaikan ketenagakerjaan," jelasnya. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP