BRI dan BNI jadi penyalur dana Program Indonesia Pintar
Merdeka.com - Tahap awal penggunaan Smart KIP bisa digunakan pada mesin EDC BNI dan BRI yang ada di Kota Yogyakarta. Sedikitnya 150 mesin EDC dan 40 toko yang sudah bisa melayani pembelanjaan menggunakan Smart KIP.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) ditunjuk untuk menyalurkan dana bantuan bagi siswa sekolah dalam Program Indonesia Pintar (PIP). Caranya dengan menggunakan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang disebut dengan Smart KIP.
Uji coba Penggunaan KIP Plus dilakukan pertama kali di Yogyakarta. Bank pelat merah itu mendapatkan porsi pelaksanaan uji coba KIP Plus bagi 142 siswa penerima PIP yang tersebar di 28 SMA Yogyakarta.
Pelaksanaan ujicoba Smart KIP untuk PIP pada siswa tingkat SMA dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri 9, Yogyakarta, Rabu (19/10). Uji coba tersebut disaksikan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Dikdasmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad. Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Consumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo.
Anggoro mengungkapkan, KIP merupakan kartu elektronik yang diberikan kepada penerima PIP yang didalamnya ditanamkan dua fungsi sekaligus, yaitu fungsi untuk mengakses rekening Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) dan rekening e-wallet.
Sebagai tabungan, Tabungan SimPel dan KIP akan menjadi sarana penyimpanan dana PIP. Sehingga dapat ditarik dan ditransaksikan kapan pun sesuai kebutuhan siswa penerima KIP. Pencairan dana bantuan PIP ini dapat dilakukan di ATM dan teller BNI untuk dana yang ada di rekening tabungannya.
Sebagai e-wallet, dana PIP dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah secara non tunai, di Koperasi Sekolah, toko perlengkapan sekolah, toko buku atau merchant yang bertanda khusus menerima KIP dan sudah menjadi Agen46 (Agen Laku Pandai BNI).
Implementasi uji coba ini sejalan baik dengan Gerakan Nasional Non Tunai dari Bank Indonesia (BI) & program peningkatan inklusi dan literasi keuangan yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Untuk pelaksanaan uji coba ini, sebagai tahap awal sudah terdapat 28 titik lokasi yang dapat menerima KIP di Yogyakarta. KIP BNI selain sebagai identitas siswa juga berfungsi juga kartu ATM yang berafiliasi dengan produk Tabungan BNI Simpanan Pelajar (SimPel). Transaksi dapat dilakukan para siswa melalui lebih dari 1.900 Cabang BNI, 16.500 BNI ATM, dan 14.000 Agen BNI 46 yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pada pelaksanaan uji coba Smart KIP di Yogyakarta hari ini, 142 siswa penerima KIP BNI adalah sebanyak 142 siswa yang berasal dari 26 SMA di Yogyakarta (swasta dan negeri) dengan jumlah nilai bantuan sebesar Rp 94 juta.
Sementara untuk PIP yang sudah berjalan untuk tahun 2015 & 2016, BNI dipercaya untuk menyalurkan bantuan untuk 1,6 juta siswa tingkat SMA yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pada Program ini BNI menggunakan rekening BNI SimPel untuk penyalurannya, sehingga diharapkan akan memberikan edukasi menabung bagi siswa penerima PIP.
Hingga saat ini inovasi kartu elektronik terus dilakukan, sehingga ke depan siswa dapat menarik dana pendidikan pada Smart KIP melalui anjungan mesin tunai (ATM). (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya