Tempuh 25 ribu kilometer, Mio M3 125 tak perlu servis besar
Merdeka.com - Ketangguhan teknologi DiAsil Cylinder dan Forged Piston pada Yamaha Mio M3 125 dibuktikan melalui uji jalan sejauh 25 ribu kilometer oleh Yamaha Indonesia. Pengujian selama 30 hari tersebut memperlihatkan kondisi mesin seolah tidak memerlukan servis besar yang biasanya dilakukan ketika penggunaan mencapai 25 ribu kilometer.
"Pelumas yang dipakai di atas 20 ribu kilometer performanya pasti menurun. Risiko silinder rusak cukup tinggi, karena pelumas tidak bisa melindungi dengan baik," ucap Ibrohim, Service Advisor CBU Yamaha DDS Cempaka Putih Jakarta.

"Dari hasil pengujian, kepala piston dan silinder mesin masih dalam keadaan bagus padahal oli tidak diganti. Sisi silinder tidak ada baret, cuma ada kerak hasil pembakaran di bagian atas kepala piston," tambahnya.
Sama halnya dengan silinder, komponen CVT seperti V-Belt, kampas kopling ganda, Primary Fixed Sleeves yang biasanya mengalami keausan saat mencapai kilometer 25 ribu, di Mio M3 kondisinya prima.

"Primary Fixed Sleeves masih rata tidak melengkung. Masih bisa dipakai 20 ribu kilometer lagi. Biasanya di atas 20 ribu kilometer, komponen ini menggelembung karena kena panas putaran belt. V-belt juga tidak getas, masih elastis bahkan terlihat seperti masih baru," ucapnya.
(kpl/fid/sdi) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya