Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Suzuki Indonesia Membangun Harapan Tinggi di Pasar Ekspor

Suzuki Indonesia Membangun Harapan Tinggi di Pasar Ekspor New Suzuki XL7. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pasar ekspor produk Suzuki semakin kuat per Agustus tahun ini. PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) melaporkan volume ekspornya periode Januari-Agustus tahun ini tumbuh 37 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Donny Saputra, 4W Marketing Director SIS, menjelaskan volume ekspor Suzuki tersebut termasuk produk utuh alias completely built up (CBU) dan terurai atau completely knock down (CKD). Model CBU yang menjadi basis ekspor Suzuki adalah New Carry Pick-Up, XL7, Ertiga, dan APV.

"Volume ekspor kami membaik. Dengan pertumbuhan 37 persen, maka volume ekspor naik menjadi 40 ribu unit dari 29 ribu unit," ujar Donny dalam jumpa pers daring, kemarin (17/9).

Menurut dia, medium SUV Suzuki XL7 mencatat volume ekspor tertinggi, yakni 11 ribu unit dengan pertumbuhan 39 persen. Di posisi kedua, New Carry Pick-Up dengan volume 10 ribu unit (naik 51 persen), disusul Ertiga 4.450 unit, dan APV.

all new ertiga©2018 Merdeka.com

Bagaimana dengan kinerja ekspor CKD Suzuki?

Ekspor CKD Suzuki juga sangat baik. Dibandingkan tahun lalu, volume ekspor CKD tumbuh 168 persen menjadi 13 ribu unit periode Januari-Agustus tahun ini.

Suzuki Indonesia menargetkan volume ekspornya pada tahun ini tumbuh menjadi 66.500 unit baik CBU maupun CKD.

Salah satu strateginya mencapai target itu adalah menambah negara baru tujuan ekspor pada 2021-2022, selain negara-negara di Amerika Latin dan Timur Tengah. Suzuki memiliki harapan tinggi dengan tambahan empat negara baru tujuan ekspornya.

"Selain kawasan Asia Tenggara, kami juga menyasar pasar ekspor hingga ke Amerika Latin dan Timur Tengah. Namun, proudk Suzuki kuat di Pakistan, Vietnam, Filipina, Thailand, dan Meksiko," ungkap Donny.

Untuk mendukung kinerja ekspor tahun ini, Suzuki juga menyiapkan peningkatan volume produksi di pabriknya terutama pabrik Tambun I, Tambun II, dan Cikarang.

Sukma Dewi, Asst. to 4W Sales Dept. Head SIS , menambahkan dari sisi suplai, produksi coba dinaikkan secara bertahap rata-rata 10-15 persen per bulan supaya bisa memenuhi target ekspor tahun ini, selain mencari pasar ekspor baru. (mdk/sya)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP