Pertama diluncurkan, Nissan Juke banyak kontroversi
Merdeka.com - PT Nissan Motor Indonesia akhirnya memperbarui perwajahan Juke setelah empat tahun dipasarkan di Indonesia. Awalnya, mereka mengakui bahwa Juke menuai banyak kontroversi.
"Tahun 2011, empat tahun yang lalu, ketika Juke pertama di-launching, begitu banyak kontroversi. Ada yang suka dengan desainnya. Ada juga yang begitu bencinya dengan Nissan Juke," ujar Budi Nur Mukmin, General Manager Marketing Strategy & Product Planning Nissan Motor Indonesia.

Namun, ia mengatakan, Juke selanjutnya diterima oleh pasar. Nissan tepat membidik kebutuhan mereka yang memang ingin tampil beda bersama kendaraan berjenis compact crossover ini.
"The end of the day, Nissan Juke memenuhi penghargaan yang diberikan teman-teman media. Hingga tahun ini, Juke sudah mengumpulkan 12 penghargaan. Entah mengapa masih banyak orang yang tidak suka Nissan Juke. Saya pikir mereka tidak punya cukup nyali untuk menyukai Nissan Juke," ujarnya.

Kini Juke hadir dengan sejumlah perubahan di sektor eksterior, antara lain di lampu depan dan belakang dengan LED, Projector Xenon, bumper depan-belakang baru, serta spion kanan-kiri baru.
Yang menarik, Nissan makin menunjukkan 'keajaiban' Juke dengan menawarkan varian Revolt. Ia memiliki kombinasi tiga warna berbeda dalam satu bodi. Pilihan ini diberikan untuk memperkuat kesan Juke sebagai mobil dengan bentuk ekstrem dalam hal desain.
(kpl/why/sno) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya