Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasar turun, Lamborghini pilih jualan mobil bekas dulu

Pasar turun, Lamborghini pilih jualan mobil bekas dulu Foto Ilustrasi

Merdeka.com - Penurunan ekonomi Indonesia saat ini turut memukul penjualan mobil mewah di Indonesia, termasuk Lamborghini. Bahkan supercar asal Italia ini mengaku hampir tidak ada transaksi penjualan.

"Dampaknya besar sekali. Kalau pasar mobil Indonesia turun hingga 17 persen, untuk supercar-nya bisa mencapai 80 persen," ungkap Johnson Yaptonaga, CEO Lamborghini Jakarta.

Tak hanya disebabkan melemahnya kurs rupiah, Johnson mengaku regulasi pajak barang mewah baru yang diterapkan Pemerintah Indonesia, ikut berperan dalam menjegal penjualan Lamborghini di tahun ini.

"Kita tau ekonomi lagi menurun, ada dua isu yang berkembang yaitu kurs dollar dan pajak bea masuk yang naik dari 75 persen jadi 125 persen. Ini sangat berpengaruh sekali," jelasnya.

Untuk menghadapi gejolak tersebut, Johnson mengungkapkan pihaknya lebih memfokuskan pada penjualan mobil bekas. "Kita coba bertahan, sekarang main di used car yang ada saja dulu. Kalau untuk yang baru, saat ini susah," akunya.

Meski begitu, Johnson merasa optimis keadaan akan membaik di tahun depan. Bahkan pihaknya saat ini telah berencana memboyong mobil baru ke Indonesia, yaitu Aventador Super Veloce di bulan September mendatang.

(kpl/fid/abe) (mdk/merdeka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP