Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mulai 15 Desember 2015, mobil diesel dilarang beredar di negara ini

Mulai 15 Desember 2015, mobil diesel dilarang beredar di negara ini ilustrasi polusi mobil diesel. © Theguardian.com

Merdeka.com - Belakangan ini, ibukota India - New Delhi mengalami tingkat polusi yang semakin mengkhawatirkan. Hal tersebut disebabkan oleh emisi dari mesin kendaraan diesel dan pembakaran sisa tanaman di peternakan di sekitar kota. Oleh karena itu India's National Green Tribunal bakal melakukan larangan keras untuk beredarnya mobil dengan mesin diesel.

Menurut lansiran Auto Evolution (11/12), polusi udara yang terjadi di India menjadi masalah yang cukup besar. Pasalnya berdampak langsung pada manusia. Tercatat lebih dari 600.000 kematian prematur per tahun.

Untuk itu, Mahkamah Agung di negara tersebut mendukung rencana India's National Green Tribunal untuk melarang mobil bermesin diesel mulai 15 Desember mendatang.

Namun ini masih sebatas rencana. Sebenarnya ada solusi lain untuk menghadapi situasi ini yang ditawarkan oleh pihak negara, yaitu memperbolehkan kendaraan pribadi bermesin diesel berjalan menurut plat nomor ganjil dan genap. Artinya jika hari ini plat nomor ganjil diperbolehkan berkendara, maka mobil diesel yang bernomor plat genap dilarang keluar rumah. Begitu sebaliknya bergantian setiap harinya. Solusi ini mungkin saja terdengar akrab bagi mereka karena tahun 1989 (masa-masa komunis), ide ini cukup populer.

Pihak pemerintah belakangan bersikeras mengatur kebijakan yang bisa menanggulangi polusi di India. Puncaknya adalah ketika bulan lalu diadakan festival Hindu yang sangat penting - Diwali, polusi di Delhi melebihi 40 kali lipat dari batas bahaya yang telah ditetapkan oleh WHO (World Health Organization).

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP