Meluncur besok, ini keistimewaan crossover Toyota C-HR
Merdeka.com - Toyota Indonesia resmi meluncurkan mobil crossover All New C-HR di Jakarta, besok (10/4). Ini menarik, karena bisa dibilang inilah mobil Toyota pertama yang menggunakan platform Toyota New Global Architecture (TNGA) yang dipasarkan di Indonesia.
Dengan platform TNGA, Toyota C-HR tampil dengan desain eksterior futuristik dan agresif. Dengan bahasa desain baru ini, tampilan mobil Toyota berkonsep TNGA berkesan progresif dan muda, demi menekan kesan mobil Toyota yang konservatif dan lamban. Sayang, dari tiga pilihan mesin di pasar global, belum diketahui Toyota C-HR yang dipasarkan ke Indonesia menawarkan pilihan mesin apa.
Nah, Merdeka.com mencoba menelusuri kelebihan crossover yang diproduksi di Turki ini dari berbagai sumber:
Pertama, desainnya keluar dari pakem desain Toyota, karena menggunakan pakem desain baru yang dinamakan Toyota New Global Architecture (TNGA). Lihat saja eksteriornya yang futuristik lewat desain lampu, gril, dan bemper yang ekspresif.
"Jika suka C-HR, Anda akan mencintainya. Tapi, jika tidak suka, Anda tidak akan pernah. Kami mencari konsumen yang semula tidak suka Toyota. Kami ingin mereka berbalik dan melihatnya," ujar Hiroyuki Koba, Chief Engineer Toyota C-HR.
Kedua, Toyota C-HR di pasar global memiliki tiga varian mesin, yakni 1,2 liter; 1,8 liter hybrid; dan 2,0 liter. Ketiganya dipadu dengan transmisi otomatis continuously variable transmission (CVT). Khusus mesin hybrid-nya, sanggup menghasilkan emisi yang sangat sedikit, yaitu kurang dari 90 g/km. Mesin ini diklaim lebih baik sebesar 40 persen dari sistem hybrid sebelumnya.
Ketiga, konsepnya sebagai mobil ramah lingkungan dengan konsumsi bahan bakar efisien, tapi memiliki karakter sporty sangat kuat. Dibangun dengan platform yang sama dengan Prius Gen 4, C-HR menyediakan pilihan mesin hybrid 1.800 cc.
Keempat, penjualan mobil yang secara resmi dipasarkan di Eropa awal 2017 cukup baik. Hasilnya, C-HR menjadi mobil merek Jepang yang mencatat penjualan ketiga terbesar di Eropa sekaligus menjadi penantang serius di segmen crossover atau SUV kompak. Menurut data JATO Dynamics, C-HR dijual sebanyak 31.888 unit di benua Eropa, bersaing keras dengan pemain lawas Nissan Qashai, Ford Kuga, dan Peugeot 3008, tapi sudah mengungguli Renault Kadjar dan Seat Ateca. Toyota Eropa menargetkan penjualan C-HR sebesar 100 ribu unit di Eropa dengan produksi di pabrik Sakarya, Turki.
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya