Lamborghini Asterion jadi tumbal lahirnya Lamborghini Urus SUV
Merdeka.com - Pada ajang Paris Motor Show, Lamborghini Asterion telah tampil memukau sebagai roomier. Mobil tersebut lebih besar dengan powertrain hybrid.
Akan tetapi alih-alih memasuki jalur produki, Asterion justru ditahan untuk tidak 'digarap' lebih dulu dan dibiarkan begitu saja.
Menurut lansiran Auto Guide (22/7), produksi Asterion bakal dipending hingga kelahiran SUV terbaru milik Lamborghini, yang bernama Urus. Bahkan penundaan tersebut dilakukan sampai Urus SUV menapakkan kakiinya di pasar pada tahun 2018 mendatang.
Saat diwawancarai, CEO Lamborghini - Stephan Winkelmann mengungkapkan bahwa pihaknya tidak terburu-buru untuk memasuki jalur produksi untuk Asterion karena tidak mengejar sebuah kinerja sempurna.
"Asterion nanti akan berfokus pada nilai kemewahan, agar banyak menarik minat masyarakat. Sementara untuk urusan kinerja, kami tidak akan meningkatkannya. Mengapa? Karena produk kami masih yang terbaik. Itu saja," ujar Winkelmaan.
Sekadar informasi, Lamborghini Asterion nantinya bakal memiliki mesin gabungan V10 5,2liter khas Huracan dengan 7 kecepatan transmisi dual-cluth dan baterai lithium. Sehingga mobil ini bakal menghasilkan output system dengan total 910hp. Mantap!
Kira-kira seperti apa, ya? Kita tunggu saja!
(mdk/ega)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya