Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Daihatsu tanggapi kenaikan harga BBM

Daihatsu tanggapi kenaikan harga BBM Sistem Airbag New Daihatsu Xenia

Merdeka.com - Pemerintah sedang berencana untuk membatasi distribusi premium agar tidak dikonsumsi pengendara mobil atau orang mampu. Hasilnya, harga BBM premium diusulkan naik sekitar Rp 2.000 dari Rp 4.500 menjadi Rp 6.500.

PT Astra Daihatsu Motor sendiri sudah mempelajari juga melihat pengalaman bahwa kenaikan ini akan berdampak di sendi-sendi produksi dan lainnya selama lebih kurang tiga bulan. Namun mengenai seberapa besar pengaruh, mereka mengaku belum tahu.

"Dengan kenaikan BBM, kemungkinan ada pengaruh. Tapi kami memprediksi ya pengaruh dua-tiga bulanlah. Tapi seberapa besar pengaruhnya, belum tahu, masing-masing berbeda kan," ungkap Presiden Direktur PT Astra Daihatsu Motor Sudirman MR di sela-sela peluncuran Daihatsu Xenia X-Tra Aman dan X-tra Nyaman.

Dampak yang dimaksud termasuk pula pada dampak penurunan minat konsumen untuk membeli mobil produksi Daihatsu. PT Astra Daihatsu Motor sudah mempelajari sejak lama bahwa dampak kenaikan harga BBM premium tidaklah besar. Dalam pengamatan tersebut, pihak pimpinannya menyebut berkaca pada kejadian serupa di tahun 2004.

"Menurut apa yang kami amati dan pelajari pada 2004, kenaikan BBM itu impact-nya sekitar 3 bulan. Ada penurunan demmand sekitar 3 bulan, sesudah itu kebutuhan yang ada tidak terbendung," papar Amelia Tjandra, Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor, dalam kesempatan berbeda.

Oleh karenanya, pihaknya pun tidak menjadikan hal itu sebagai titik berat. Lebih jauh, Amelia membeberkan bahwa justru ada faktor lain yang dinilai lebih mengganjal dalam hal ini. Kedua faktor terbesar itu adalah baja dan kurs mata uang asing terhadap Indonesia.

(kpl/why/vin) (mdk/merdeka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP