Curi Start, Nissan pamerkan mobil listrik Note e-Power ke Menteri Perindustrian
Merdeka.com - Nissan Motor Indonesia 'curi start' dengan mendemonstrasikan teknologi anyar e-power di Indonesia. Teknologi e-Power akan menjadi jembatan perubahan teknologi mesin mobil, dari berbahan bakar bensin ke mobil listrik. Pemerintah Indonesia sedang mendorong mobil listrik. Tagetnya, populasi mobil listrik semakin populer dengan volume 20 persen atau 400 ribu unit pada 2025.
Model Nissan Note e-Power Medalist warna oranye diuji coba langsung oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, yang didampingi oleh Eiichi Koita, Presiden Direktur Nissan Indonesia, dan beberapa pejabat tinggi di Kementerian Perhubungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan, serta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral di ICE, BSD City, Tangerang, Senin (13/11).
Nissan Note e-Power Medalist menggunakan mesin 1.200 cc dengan kapasitas tanki 35 liter. Fungsi mesin bensin di sini sebagai generator untuk mengisi daya baterai saat mobil sedang dikendarai. Dengan teknologi e-Power itu, Nissan Note melaju hingga 1.300 kilometer (komsumsi bensin rata-rata 34 kilometer per liter).

Nissan Note e-Power ©2017 Merdeka.com
Menteri Airlangga usai menjajal Nissan Note e-Power Medalist, mengaku cukup terkejut saat menjajal Note e-Power di kursi pengemudi. Dalam trek khusus untuk test drive ini, menteri membawa Note e-Power hingga kecepatan 80 kilometer per jam.
"Akselerasinya bagus. Suaranya mesinnya juga senyap," katanya.
Soal tenaganya, lanjutnya menteri, cukup powerfull karena seluruh rodanya digerakkan oleh motor listrik.
Teknologi e-Power pertama Kali diperkenalkan pada November 2016, saat model Nissan Note e-Power diluncurkan Di Jepang. Sistem penggerak elektriknya diadopsi dari teknologi Nissan Leaf, mobil listrik terlaris di dunia.
Mengadopsi Nissan Leaf, sistem pengerak roda di Nissan e-Power menggunakan motor listrik yang tenaganya datang dari baterai. Uniknya, teknologi Nissan e-Power tidak membutuhkan charger eksternal, tapi cukup menggunakan mesin bensin berukuran kecil.
"Sistem penggerak motor listrik e-Power Nissan menjadi solusi inovatif untuk memulai perkenalan mobil listrik di Indonesia," ujar Eiichi Koito.
Kata dia, teknologi e-Power menjadi ideal dalam perubahan penggunaan mobil bensin dan solar menjadi mobil listrik seutuhnya. Ini pula mendukung rencana pemerintah terkait mendorong populasi mobil listrik di Indonesia. (mdk/ega)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya