Ciri pedagang motor bekas yang cepat gulung tikar
Merdeka.com - Adira Used Motorcycles selaku lini bisnis Adira di pasar sepeda motor bekas memberikan berbagai penyuluhan dengan melibatkan gerai-gerai yang sudah lebih mapan bagi para pengusaha motor bekas pemula.
Sejumlah aspek dijadikan bahasan dalam kegiatan berbagi ilmu, termasuk bagaimana agar menjadi pengusaha yang punya masa hidup panjang.
Jimmy, pemilik gerai motor bekas CV Motor88, rekanan dealer Adira Used Motorcycles, mengatakan bahwa momok para konsumen saat ini adalah rasa tidak percaya, dan hal itulah yang harus diubah. Rasa percaya ini mencakup kualitas sepeda motor bekas yang dijual, yang rumornya sudah diubah di sana-sini.

"Kita bisa memberikan informasi ke masyarakat agar mereka bisa memahami bahwa image motor bekas tidak seperti yang mereka bayangkan, dalemannya aneh-aneh lah, motor bekas oplosan lah... Sebenarnya kami kembalikan ke pengusaha motor besar lagi, pola main mereka seperti apa," ujarnya.
Ia pun sekadar mencirikan para pedagang yang ingin berbisnis jangka panjang, dan yang bersifat singkat saja. Ia menekankan bahwa pengusaha motor bekas harus menjaga kepercayaan konsumen dan menjauhkan aksi "akal-akalan".
"Kalau mereka mau dagang jangka panjang, ya kita pilih jaga kualitas, jaga nasabah. Kalau main kasar, tabrak sana-tabrak sini (banyak akal-akalan terhadap konsumen), paling satu-dua tahun selesai," ujarnya.

Adira Used Motorcycles sendiri adalah lembaga pembiayaan yang khusus bergerak di pasar sepeda motor bekas. Mereka saat ini sedang menggalakkan kerja sama dengan dealer-dealer rekanan, mencakup sharing rutin dalam mengembangkan bisnis. Menurut Adira sendiri, pasar motor bekas cukup besar.
Mereka meyakini, pasar motor bekas Adira tahun 2015 akan tumbuh 20 persen dibandingkan tahun lalu. Optimisme Adira Finance berangkat dari situasi pasar motor bekas pada tahun lalu.
(kpl/why/sno) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya