Begini cara bikers Brotherhood raup Rp 570 juta
Merdeka.com - Sebagai salah satu klub motor tertua di Indonesia, Bikers Brotherhood Motorcycle Club (BBMC) Indonesia merilis buku "Inside Loooking Out - Outside Looking in" yang disusun oleh Chef Haryo Pramoe dan Dwi Aryo.
Buku tersebut berisi potret sisi lain dari BBMC yang enggan terseret dalam pusaran dunia para penjilat dan pecundang di Indonesia. BBMC hidup di antara lingkup yang menjunjung persaudaraan tinggi dan menjalani kehidupan di antara masyarakat umum meski seringkali cara hidupnya nyeleneh dan berbeda.

"Buku Inside Looking Out - Outside Looking In adalah sebuah jendela yang membuka ruang pandang bagi persaudaraan kami di dalam dengan lingkar luar kehidupan masyarakat," ujar Budi Dalton El Presidente Bikers Brotherhood MC Indonesia.
Dalam acara lelang buku edisi terbatas di Kemang, Jakarta Selatan, akhir pekan kemarin ini, sebanyak 8 buku berhasil dilepas dengan meraup daa sebesar Rp 570 juta. Kedelapan buku tersebut adalah Edisi Founding Father - SS Diponegoro, Edisi Sacred Number -13, Edisi Sacred Number - 88, Edisi The BBMC Code, Edisi The BFFB - 2662, Edisi The One Brotherhood Diamond, Edisi The Support 22 For Indonesia, dan Edisi EL Presidente of BBMC.

Melalui buku yang dibuat terbatas, pembaca akan dibawa untuk larut dalam memaknai kehidupan sebuah klub motor yang tumbuh dari kesetiaan, saling menghormati dan saling menghargai dan mendidik anggotanya untuk bangga untuk dirinya sendiri serta patuh mengabdi kepada negeri.

"Buku ini dibuat untuk memaknai arti persaudaraan sesungguhnya dari BBMC dengan tetap mengedepankan pilar-pilar kebanggaan sebagai warga negara Indonesia dan menolak segala bentuk neokolonialisme yang sudah masuk ke sendi-sendi kehidupan masyarakat," tutup Budi.
(kpl/nzr/lrs) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya