Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Awas, Google bisa saja jadi raja otomotif dunia!

Awas, Google bisa saja jadi raja otomotif dunia! Mobil Google. © technokrata.hu

Merdeka.com - Anda mungkin sudah mengetahui bahwa kini banyak perusahaan banting setir ke arah otomotif. Sebut saja Google dan Apple yang belakangan ikut campur dalam pembuatan kendaraan.

Jika dilihat dari sisi teknologi, jelas ini menguntungkan bagi para konsumen. Sebab masyarakat akan disuguhkan oleh kendaraan yang memiliki pengalaman terbaik saat berkendara.

Namun justru ini adalah ancaman bagi para produsen otomotif dunia. Itulah yang diperingatkan oleh Ken Okuyama, perancang otomotif Jepang yang mendesains Ferrari F60 Enzo dan Porsche Boxster. Dia mengungkapkan teknologi swakemudi bisa mengancam posisi Jepang sebagai produsen utama mobil dunia.

"Jika mereka tak hati-hati, mereka berisiko menjadi hanya menjadi pemasok untuk perusahaan-perusahaan (IT) itu," kata Okuyama, seperti yang dikutip dari Antara (27/10).

Okuyama, yang membuat karya utamanya di studio Pininfarina, Italia, dan juga merancang ulang Chevrolet Camaro dan Corvette, mengatakan menyeriusi Google dan Apple akan menjadi ujian paripurna Toyota dan pabrikan-pabrikan mainstream lainnya.

Mengingat penulisan kode menjadi vital untuk mobil seperti halnya perekayasaan, produsen-produsen otomotif Jepang di bawah tekanan untuk membuktikan mereka bisa bersaing dengan raksasa-raksasa teknologi itu.

Armada mobil swakemudi Google termasuk sebuah versi modifikasi dari SUV Lexus buatan Toyota, selain prototipe Google Car berbentuk pod dan tanpa pengemudi, yang keduanya sudah diuji di jalanan di AS. Apple akan meluncurkan mobil swakemudinya pada 2019.

"Untuk saat ini, apakah Google atau Apple bisa membuat mobil belumlah jelas," kata Koichi Fukuo, presiden riset dan pengembangan Honda. "Tetapi mereka dengan agresif berbelanja hingga merekrut orang untuk mencapai hal itu dan pada tingkat itu, kami tak bisa mengesampingkan kemungkinan mereka akhirnya menjadi pesaing."

Okuyama mengatakan para produsen mobil Jepang harus fokus mencari cara agar mobil menarik manfaat dari teknologi maju, padahal sudah lama hal ini diabaikan.

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP