Adu balap motor antar provinsi, akan jadi tren?
Merdeka.com - Dunia balap sepeda motor di Indonesia hingga kini rutin diramaikan dengan agenda-agenda seperti road race dan kelas-kelas yang lebih besar. Bagaimana ke depannya, calon Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI), Sadikin Aksa, punya pandangan tersendiri mengenai langkah selanjutnya.
Dia melihat bahwa balapan motor one make race yang sudah sering diadakan kelak bisa dilanjutkan dengan balapan yang lebih terbuka bagi perwakilan tiap-tiap provinsi.
"Kita sudah melakukan yang namanya one make race di 125 cc dan 150 cc. Ini ke depan akan jadi batu loncatan. Kenapa? Kemungkinan yang populer di masa depan adalah balapan antara pemprov, bukan lagi antar-klub," ujar Sadikin Aksa.

Walau masih sebagai pandangan, ia menggambarkan bahwa balapan ini kelak akan menggunakan satu model sepeda motor yang sama, baik secara bentuk maupun performa. Dengan menyediakan wadah bagi balapan antar-perwakilan provinsi, maka wakil daerah akan punya tempat.
"Motornya, merek-nya semua sama, mesinnya semua sama, ini akan lebih seru," ujarnya.
Agustus lalu, IMI menggelar Kejuaraan Nasional Balap Motor 2015. Event Kejuaraan Nasional ini merupakan penggabungan antara IRS (balap motor sport) dan Indoprix (balap motor bebek).
Balapan ini pun terjembatani dengan kesepakatan bersama antara PP IMI, pihak promotor, APM selaku pemilik tim pabrikan, dan juga komunitas balap nasional.
(kpl/nzr/fjr) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya