Adira rangkul dan \'sharing\' dengan pedagang motor bermodal kecil
Merdeka.com - Adira mengadakan pendekatan dengan pengusaha bermodal kecil sebagai langkah nyata mereka dalam meningkatkan penjualan sepeda motor bekas. Hal ini mengingat jumlah para pengusaha tersebut tidak sedikit, dan kebanyakan memulainya dari nol.
Pendekatan ini pun terajut dalam bentuk komunitas. Dengannya, Adira membuka ruang berbagi atau 'sharing' ilmu.
"Kami mengadakan pendekatan kepada pengusaha dan masyarakat di sekitarnya. Kami bekerja sama dengan membangun komunitas Adira Motor Bekas Comunity. Ini kita lakukan karena kebanyakan pengusahanya dari nol, dari orang-orang kaki lima, pedagang rumahan, jarang yang bermodal besar. Dari sisi pendirdikan, ada yang sekolah, ada yang tidak sekolah," urai Sugianto, Head of National Used Motorcycles Mkt-1 PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.

Komunitas ini sendiri akan bertemu secara rutin. Mereka akan mengundang dealer untuk berbagi dengan para pengusaha kecil tersebut. Pertemuan yang membahas pasar motor bekas dan menjalankan bisnisnya dengan baik tersebut menurutnya bisa dilakukan 2-3 kali dalam setahun.
"Kami ajar dealer agar usaha mereka bisa ditularkan kepada pengusaha yang lain. Saling tukar pikiran, sharing, membicarakan pasar motor bekas. Di setiap daerah, kami ada komunitas yang sama, dan diadakan 2-3 bulanan," ujarnya.

Used Motorcycle Adira Finance meyakini pasar motor bekas Adira tahun 2015 akan tumbuh 20 persen dibandingkan tahun lalu. Optimisme Adira Finance berangkat dari situasi pasar motor bekas pada tahun lalu.
Salah satu strategi untuk mencapai peningkatan penjualan Adira motor bekas (Mokas) adalah dengan melakukan kegiatan yang melibatkan mitra bisnis yakni para dealer motor bekas. Kegiatan rutin ini juga mencakup malam apresiasi Mokas Priority, berupa penghargaan kepada dealer-dealer mitra Adira yang berprestasi.
(kpl/nzr/sno) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya