Produksi Pabrik Daihatsu Indonesia Diprediksi Turun 40 Ribu Unit, Ini Sebabnya
Merdeka.com - Pemerintah menetapkan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli lalu di Jawa dan Bali. Kebijakan PPKM Darurat ini membuat sektor usaha non-esensial dan kritikal harus menghentikan operasionalnya sementara hinggga keputusan lebih lanjut.
Bagaimana PT Astra Daihatsu Motor (ADM), pabrikan otomotif terbesar di Indonesia dengan volume produksi 530.000 unit per tahun?
Amelia Tjandra, Marketing Director & Corporate Planning and Communication Director ADM, mengaku perusahaan termasuk dibolehkan beroperasi oleh pemerintah karena masuk kategori industri esensial dan kritikal.
"ADM dibolehkan beroperasi oleh pemerintah, karena kami memproduksi mobil untuk pasar ekspor ke 75 negara sehingga bisa menambah devisa negara," ujar Amelia menjawab Merdeka.com saat jumpa pers media, Kamis siang (15/7).
Pabrik ADM di Sunter-Jakarta Utara dan Karawang-Jawa Barat, selain memproduksi mobil merek Daihatsu, juga memproduksi mobil merek Toyota untuk pasar domestik dan ekspor. Sebut saja Toyota Avanza, Astra Toyota Agya dan Calya, serta All New Toyota Raize.
Karena dibolehkan beroperasi, lanjut Amelia, pihaknya melakukan operasional dengan protokol kesehatan lebih ketat dari sebelumnya. Misalnya efisiensi ditingkatkan dan jumlah pekerja semakin dikurangi. Kondisi ini berdampak penurunan kemampuan produksi ADM yang memiliki kapasitas produksi 530.000 unit per tahun di waktu normal.
"Kemampuan produksi ADM tahun ini akan berkurang sekitar 40 ribu unit jadi 420.000 unit karena penerapan protokol lebih ketat di pabrik. Padahal semula kami prediksi volume produksi tahun ini 460.000 unit, naik dari tahun lalu yang hanya 330.000 unit karena dampak awal pandemi," ucapnya.
Terkait operasional bengkel, Daihatsu Indonesia memutuskan membuka bengkel tapi dengan kapasitas diturunkan dari 25 persen menjadi 10 persen selama PPKM Darurat. Karena beberapa model kendaraan Daihatsu dijadikan ambulan yang di masa pandemi ini sangat tinggi penggunaannya sehingga tetap membutuhkan perawatan atau servis berkala.
"Dengan bengkel buka dengan kapasitas 10 persen atau sekeitar 4 orang saja per hari untuk memenuhi aturan PPKM Darurat," tambah Hendrayadi Lastiyoso, Division Head Marketing & Customer Relation PT Astra International-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), pada kesempatan yang sama. (mdk/sya)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya