4 Mitos dan hal klenik terkait jalanan Indonesia

Penasaran? Berikut ulasan selengkapnya.

Tim Merdeka
Oleh Tim Merdeka - Reporter
4 Mitos dan hal klenik terkait jalanan Indonesia
lampu lalu lintas. shutterstock

Meski zaman kini telah berubah ke era digital, namun ada beberapa hal yang bersifat klenik yang masih dipercayai masyarakat Indonesia.

Beberapa mitos dan hal klenik di jalanan seperti menekan klakson kala lewati daerah sepi yang disebut angker ternyata juga masih banyak dilakukan pengendara baik roda dua maupun roda empat di Indonesia.

Berikut 4 mitos dan hal klenik yang terjadi di jalanan Indonesia.

Tekan klakson di daerah sepi

Tekan klakson di daerah sepi
Tekan klakson. ©2015 Merdeka.com

Tentu Anda pernah mendengar ungkapan atau wejangan ini baik dari kawan atau pun orang tua. Masih tingginya kepercayaan masyarakat pada hal berbau mistis membuat mitos ini masih dipercayai sampai saat ini.

Menekan klakson di daerah sepi yang dianggap angker disebut menunjukkan rasa menghormati ke 'penghuni lain' di kawasan tersebut.

Selain menekan klakson, biasanya hal lain yang kerap dilakukan pengendara di Indonesia kala melewati daerah angker adalah dengan menyalakan lampu jauh beberapa kali.

Pertigaan atau perempatan sumber kecelakaan

Pertigaan atau perempatan sumber kecelakaan
bundaran HI oto. ©2015 Merdeka.com

Mitos kedua yang sampai saat ini masih beredar terkait kondisi jalanan di Indonesia adalah pertigaan atau perempatan jalan yang dianggap sebagai salah satu sumber kecelakaan.

Memang, pertigaan, perempatan, atau persimpangan menjadi salah satu lokasi rawan kecelakaan. Hal ini karena ada saja pengendara yang tak mentaati peraturan atau lampu lalu lintas sehingga terjadi kecelakaan di lokasi-lokasi tersebut yang memang secara logika merupakan titik temu banyak kendaraan dari berbagai arah.

Akan tetapi, kadang ada saja pemikiran yang menyebutkan jika kecelakaan di pertigaan atau perempatan merupakan ulah 'makhluk lain'.

Tabrak kucing berakibat kesialan

Tabrak kucing berakibat kesialan
Ilustrasi kucing. © YouTube/Animal.net

Mitos ketiga yang banyak orang masih menganggap kebenarannya adalah kala menabrak kucing di jalan, maka si penabrak bakal mendapat kesialan. Terlebih jika pengendara tersebut tak mengubur kucing tersebut.

Meski belum diketahui benar atau tidaknya, akan tetapi sudah sepatutnya jika Anda sebagai pengendara motor atau mobil ketika menabrak hewan baik itu kucing atau hewan lainnya di jalan, maka kuburkanlah hewan tersebut dan jangan meninggalkan seenaknya sendiri.

Lampu merah beruntun

Lampu merah beruntun
Gadget pengatur lampu lalu lintas. ©2015 Merdeka.com

Mitos terakhir yang sering dipercayai para pengendara roda dua atau roda empat di tanah air adalah soal lampu merah beruntun.

Ya, banyak orang akan menganggap jika dirinya sudah terkena lampu merah di salah satu lampu lalu lintas, maka dirinya akan mendapati lampu merah di lampu lalu lintas selanjutnya.

Padahal, hal ini tergantung pada timing pergantian di tiap lampu lalu lintas dan cepat lambatnya Anda berkendara.

Rekomendasi