26.000 orang Indonesia meninggal dalam kecelakaan
Merdeka.com - Kondisi timpangnya perbandingan antara jumlah kendaraan di Indonesia dan ketersediaan jalan, ditambah dengan kelakuan berkendara yang tidak menyesuaikan kondisi ini, menyebabkan jumlah kematian yang signifikan akibat kecelakaan di jalan raya.
"Tahun 2013 itu kurang lebih 100.000 kecelakaan dengan 26.000 korban jiwa, dengan kerugian Rp 255 miliar dalam satu tahun," ujar Nugroho Respati, instruktur mengemudi bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), mengutip data kepolisian.
Mati karena kecelakaan masuk dalam daftar deretan tertinggi penyebab kematian di Indonesia. Kecelakaan lalu lintas berada di posisi ketiga setelah sakit jantung dan TBC.

Menurut data yang ia peroleh. 70 orang dalam sehari sama artinya dengan tiga orang meninggal setiap jam karena kecelakaan.
"Di Indonesia, dalam setiap jam terjadi 12 kecelakaan. Dalam satu hari, yang meninggal 69-70 orang. Ini terus-menerus terjadi," ujarnya.
Sementara itu, hingga dua tahun lalu, panjang jalan di Indonesia tercatat 280.000 km. Jika dibandingkan dengan panjang jalan pada tahun 2000 atau tiga belas tahun sebelumnya, panjang jalan adalah 200.000 km sehingga panjang jalan bertambah 80.000 km.
Adapun jumlah mobil tahun 2013 di Indonesia adalah 11 juta unit, meningkat dari tahun 2000 dengan jumlah 3 juta mobil, sedangkan peningkatan jumlah sepeda motor sangat drastis, dari 13 juta unit, menjadi 84 juta unit.
(kpl/nzr/sdi) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya