Petrucci: Harusnya Rossi-Marquez tak perlu berselisih
Merdeka.com - Pebalap Octo Pramac Ducati, Danilo Petrucci mengaku tak bisa memahami apa motif di balik perselisihan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez yang terjadi di penghujung MotoGP 2015. Menurutnya perselisihan ini cukup mencoreng nama baik MotoGP dan dunia balap motor.
Petrux yang merupakan sahabat Rossi pun meyakini perselisihan ini sama sekali tak diperlukan dalam perebutan gelar dunia. Menurut pebalap berusia 25 tahun ini, seharusnya perebutan gelar hanya pantas diselesaikan di lintasan, bukannya melalui perang psikis.
"Saya tak tahu ada apa sebenarnya di balik ini semua. Yang saya tahu, ini semua soal perselisihan antara Marc dan Vale. Hanya mereka yang tahu apa yang terjadi di lintasan. Mereka pebalap hebat, seharusnya mereka tak butuh hal-hal macam ini. Tak perlu menunjuk siapa yang salah dan benar. Bagi orang luar, hal ini jelas sangat buruk untuk dilihat," ujarnya.
Meski begitu, Petrucci mengaku sangat kecewa atas kritikan-kritikan tajam yang mengarah baik kepada Rossi maupun Marquez, toh keduanya sama-sama gagal meraih gelar dunia tahun ini. Pebalap Italia inipun berharap persaingan tahun depan kembali sehat seperti sedia kala.
"Ujung-ujungnya tidak ada yang memenangkan apapun. Di mata orang, jelas ada pemenang dan pecundang, tapi pada kenyataannya di dunia balap tidak ada hal macam ini. Pemenang tidak ditentukan oleh moral, melainkan ditentukan oleh apa yang terjadi di lintasan," pungkasnya.
(kpl/kny) (mdk/merdeka)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya