Pawai obor Asian Games 2018 di Bogor: bertabur legenda olahraga Indonesia
Merdeka.com - Gegap gempita torch relay Asian Games 2018 di berbagai daerah di Indonesia terus berlanjut. Selasa pagi (14/8) giliran Kota Hujan yang dikunjungi oleh simbol pesta olahraga terbesar di Asia ini. Perjalanan obor yang datang dari Cianjur itu dimulai di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Bima Arya yang menyambut dengan amat semringah.
Momen prestisius di pagi hari itu makin lengkap berkat kehadiran legenda tinju nasional, Ellyas Pical. Juara dunia kelas terbang super versi IBF memperoleh kehormatan untuk menjadi pembawa obor mengelilingi Bogor bersama deretan legenda olahraga Indonesia lain. Di antaranya mantan Panglima TNI Jenderal Purn. Moeldoko, Nico Thomas (tinju), Pascal Wilmar (bola voli), Abdul Rozak (taekwondo), Tati Sumirah (bulutangkis), Alexander Pulalo (sepak bola), dan Icuk Sugiarto (bulutangkis).
Semakin lengkap karena pawai obor di Bogor tersebut juga dihadiri oleh legenda balap sepeda, Sutiyono yang bergantian dengan Ellyas Pical. Keduanya dikenal memiliki keterikatan erat berkat kampanye moral #KemenanganItuDekat bersama Grab sebagai salah satu sponsor resmi Asian Games 2018.
Kampanye ini dihadirkan oleh Grab agar semua lapisan masyarakat dapat memetik inspirasi dari #CeritaKemenangan dan semangat luar biasa atlet Indonesia yang berjuang di gelaran olahraga terbesar di benua Asia tersebut. Bahkan mitra pengemudi Grab Bike yang terpilih pun turut mengawal pawai obor di Kota Hujan ini.
"Saya sangat senang terus bangga. Semoga kita Indonesia bisa menjadi juara di Asian Games 2018 karena kita tuan rumah. Saya harap atlet-atlet Indonesia bisa memberikan yang terbaik untuk mengharumkan nama bangsa di dunia," ungkap Ellyas Pical didampingi Sutiyono.
Perjalanan obor di Bogor sendiri dimulai dengan menelusuri Jalan Ahmad Yani, berlanjut ke Jalan Sudirman, dan Jalan Jalak Harupat. Dari sana api obor yang diambil dari India itu kembali ke Jalan Padjajaran dan Jalan Otto Iskandardinata sebelum pada akhirnya masuk ke Istana Bogor. Setelah keluar dari Pintu 2 akhirnya torch relay berakhir di Balai Kota Bogor. Kehormatan sebagai pembawa obor terakhir secara khusus diberikan kepada Wali Kota Bogor, Bima Arya.
"Saya ucapkan terima kasih kepada INASGOC dan jajaran Muspida, dan juga kepada pembawa api obor. Kita sambut api Asian Games, kita dukung Asian Games, dan kita dukung atlet untuk kebanggaan kita, dan untuk prestasi olahraga kita," terang Bima Arya usai menjadi pembawa obor terakhir di Bogor.
Usai singgah di Bogor, api obor akan melanjutkan perjalanan mengelilingi Jakarta Selatan pada 15 Agustus 2018. Kemudian rangkaian gelaran torch relay akan berakhir di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) saat malam pembukaan Asian Games 2018, Sabtu (18/8/2018). (mdk/aki)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya