Kualifikasi MotoGP Argentina: Meski tercepat, Marquez akui trek aneh
Merdeka.com - Merasa puas finis di podium saat race di Qatar pasca pre-season yang sulit, Marc Marquez jumawa pasca melewati sesi latihan yang 'licin' pada jumat lalu di Argentina.
Juara dunia dua kali ini mengawali hari dengan berada di peringkat kedua setelah Andrea Dovizioso dari Ducati, dan akhirnya kalah dua detik dari lap time terbaiknya setelah arena jadi makin licin.
Meski kondisi sedang 'aneh,' Marquez masih 2,5 detik dari rekor kecepatan lap dan dia mengurangi timesheet secara signifikan di latihan jumat tersebut. Hal ini membuat 4 motor Honda berada di lima besar.
Partner Marquez di Repsol Honda, Dani Pedrosa, hanya 0,025 detik di belakang Marquez. Sementara Maverick Vinales dari Suzuki berada di peringkat ketiga dengan perbedaan waktu 0,5 detik, diikuti dengan tim dari satellite Honda, Jack Miller dan Cal Crutchlow.
"Tentu saja aku bahagia karena aku di urutan pertama! Namun kami harus jujur dan kondisi dari trek sangat aneh. Trek tersebut sangat licin," ungkap Marquez. "Rasanya seperti kami tak memiliki 'pegangan' ke sirkuit ini. Jika tidak berbenah, kami akan kehilangan poin besok," imbuhnya.
"Kunci dari race weekend ini adalah untuk memahami dari latihan ke latihan, di mana kami dapat mengembangkan dan mencoba mengadaptasikan motor ke kondisi trek. Untuk saat ini ban yang keras masih berjalan baik," ungkapnya lagi.
Ketika ditanya apakah menjalani balap di trek yang 'kotor' semacam ini, pebalap asal Spanyol ini tetap tak akan menyalahkan sirkuit.
"Ini adalah MotoGP dan tiap trek selalu berbeda, dan setiap pebalap harus beradaptasi. Hujan, dingin, panas, tentu saja semua kondisi terasa aneh namun kita harus beradaptasi. Kami akan berbenah untuk weekend ini," ungkapnya.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya