5 Fakta menarik terkait drama seri pembuka Formula 1 2016
Merdeka.com - Formula 1 2016 dibuka dengan balap seru dan penuh drama di sirkuit Albert Park, Melbourne pada hari Minggu (20/3).
Jalannya balap yang diprediksi bakal kembali dikuasai duo Mercedes terbukti melesat. Ferrari secara mengejutkan bisa menyamai ritme balap Mercedes meski Vettel gagal meraih hasil maksimal karena salah strategi ban.
Seri perdana di musim terpanjang Formula 1 ini juga sempat di warnai insiden tabrakan antara Fernando Alonso dan Esteban Gutierrez di lap 18. Kecelakaan ini juga menjadi yang terparah bagi Fernando Alonso selama karirnya di Formula 1.
Gegap gempita seri pertama Formula 1 di Australia ini semakin meriah karena kehadiran pembalap Indonesia, Rio Haryanto di lintasan. Debut pertama Rio tak sedikit mencuri perhatian media dan juga para Sahabat Rio yang memilih untuk melihat langsung dari tribun di pinggir lintasan.
Penasaran dengan 5 fakta menarik yang terjadi di sepanjang seri pertama Formula 1 musim 2016? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Ferrari siap ganggu Mercedes di sepanjang musim 2016
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPrediksi jika Ferrari bisa menyaingi Mercedes dengan mobil SF16-T terbukti di seri perdana.
Vettel dan Raikkonen yang start dari posisi 3 dan 4 langsung berhasil merangsek ke urutan 1 dan 2 selepas start. Bahkan hingga lap ke-14, Raikkonen dan Vettel masih berada di depan Rosberg.
Sayang, salah strategi ban selepas race dihentikan akibat tabrakan antara Alonso dan Gutierrez membuat Vettel harus puas finis di urutan ketiga. Sementara Raikkonen harus keluar balap lebih dini karena kerusakan pada sektor turbo mesinnya.
Namun, meski Mercedes sukses di urutan satu dan dua, namun jelas soal kecepatan, Ferrari tak lagi tertinggal jauh dari tim asal Inggris ini.
Papan tengah makin seru
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comYang membuat balapan Minggu (20/3) kemarin tak membosankan adalah persaingan tim papan tengah yang semakin 'berdarah-darah'.
Williams dan Red Bull memang masih menjadi yang tercepat di kelompok ini. Namun beberapa tim seperti Force India, Toro Rosso, Renault, hingga Mclaren bakal membuat perebutan posisi 6-10 bakal ketat di setiap serinya. Terlebih di seri pembuka kemarin, Haas yang jadi tim debutan mampu meraih hasil mengesankan dengan Roman Grosjean yang finis di urutan ke-6.
Di musim ini, hanya ada Sauber dan Manor saja yang menjadi tim papan bawah. Selebihnya, belasan mobil bakal memiliki ritme balap yang tak kalah jauh di tiap serinya.
Selain itu, ada fakta menarik di GP Australia kemarin. Makin berkurangnya perbedaan performa antar mobil membuat total ada 13 pembalap yang berhasil finis dengan jarak waktu kurang dari 1 lap. Angka itu jadi yang tertinggi sejak Formula 1 digelar di sirkuit Albert park pada 1996 silam.
Bukti keamanan kelas wahid mobil Formula 1
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSeri pembuka kemarin juga menjadi pembuktian tingkat keamanan mobil Formula 1 terhadap sosok di balik kemudinya.
Fernando Alonso yang terlibat kecelakaan dengan Esteban Guiterrez di lap ke-18 harus terpelanting keluar lintasan. Mobil Alonso sempat terbang dan berguling di gravel sebelum terbentur ke tembok lintasan.
Mobil Mclaren Honda yang dikendarai Alonso tampak sudah tak berbentuk lagi, namun juara dunia dua kali ini berhasil keluar dari mobil dengan selamat.
Memang, sebelum mobil Formula 1 dinyatakan layak turun ke lintasan, FIA selaku badan yang berwenang di sektor keselamatan balap, telah menerapkan syarat yang super ketat.
Perlu diketahui, cockpit pembalap Formula 1 ini dibuat dengan bahan karbon fiber dan  baja yang mampu menahan benturan hingga seberat 250 ton.
Rio Haryanto tertimpa penyakit lama Manor
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBagi masyarakat Indonesia yang mencibir hasil tak memuaskan Rio di GP Australia akhir pekan kemarin, kesalahan bukan berasal dari Rio.
Rio harus mengakhiri balap di lap ke-19 karena mobilnya mengalami kerusakan teknis di sektor drive line. Gardan roda belakang mobil Rio mengeluarkan oli dalam jumlah tak sedikit. Jika Rio tetap dipaksakan untuk terus membalap, malah akan membahayakan dirinya juga pembalap lain karena cipratan oli di lintasan.
Jika sudi melihat tim Manor Racing yang dibela Rio saat ini, tim ini merupakan salah satu tim yang sering terkena kendala teknis saat balapan. Apesnya, Rio Haryanto lah yang terlebih dahulu terkena penyakit lama Manor. Sedangkan rekan setim Rio, Pascal Wehrlein, bisa finis di urutan 16.
Tim Manor yang sebelumnya bernama Marussia (2011-2014) Â dan Virgin Racing (2010), dikenal sebagai tim yang paling sering tak finis di beberapa seri terakhir.
Di musim lalu saja, dua mobil Marussia tak turun balap di seri pertama karena belum siap memulai debut. Di sepanjang 2015, mobil MR03B tercatat tiga kali tak mampu finis.
Akan tetapi, dengan dikontraknya banyak teknisi andal dan penggunaan mesin Mercedes di mobil MRT05 saat ini, semoga tak ada kendala teknis lagi yang menimpa Rio Haryanto di 20 seri sisa musim ini.
Mengintip prediksi rookie of the year
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDari hasil seri perdana Formula 1 GP Australia kemarin, bisa diprediksi siapa rookie atau pendatang baru yang akan bersinar di tahun ini.
Di musim balap 2016, total ada tiga pembalap baru yang meramaikan kompetisi balap jet darat. Mereka adalah Rio Haryanto, Pascal Wehrlein, dan Jolyon Palmer.
Dari ketiga rookies tersebut, Palmer berhasil menjadi yang paling bersinar di balap akhir pekan kemarin. Pembalap Renault ini berhasil finis di urutan 11. Melihat performa mobil Renault yang makin cepat, sepertinya Palmer lah yang bakal menyandang gelar Rookie of the Year kali ini.
Bagaimana nasib Rio dan Wehrlein di musim ini? Keduanya bakal bersaing ketat untuk menjadi pembalap terbaik tim Manor Racing. Tujuannya adalah ada tim papan tengah yang tertarik merekrut mereka di musim depan. Atau setidaknya Manor Racing bakal bersedia memperpanjang kontrak mereka untuk musim 2017.
(mdk/dzm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya