Skenario pemerintahan koalisi
Merdeka.com - Gabungan partai Likud dan Yisrael Beitenu kemungkinan besar menang pada pemilihan umum di Israel kemarin. Apalagi, kelompok kiri dan tengah dikomandoi Partai Buruh belum berhasil bersatu buat membendung Benjamin Netanyahu berkuasa untuk ketiga kali, setelah pada 1999 dan 2009.
Sejauh ini, Tzipi Livni yang memimpin Partai Hatnuah (Gerakan) dan Yair Lapid dari Yesh Atid (Ada Masa Depan) belum memutuskan apakah bakal bergabung dengan koalisi dipimpin Netanyahu. Sedang Ketua Partai Buruh Shelly Yachimovich sudah memutuskan menjadi oposisi.
Berikut kemungkinan koalisi bakal terbentuk dari hasil pemilihan umum ke-19 itu, seperti dilansir Majalah Tablet awal bulan ini. Perolehan kursi berdasarkan sejumlah jajak pendapat:
Likud-Yisrael Beitenu membentuk pemerintahan sayap kanan
Setidaknya, kita tahu Netanyahu sangat ingin mempertahankan kekuasaannya. Sebab itu, dia sangat ingin membentuk pemerintahan koalisi yang berkarakter dan bertemperamen sama dengan pemerintahan saat ini. Untuk itu, dia membutuhkan memerlukan sokongan dari Bayit Yerhudi (Rumah Yahudi) dan mungkin Yesh Atid.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Bayit Yehudi (14)+Shas (11)+UTJ (6)= 65 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Bayit Yehudi (14)+Shas (11)+Yesh Atid (10)= 69 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Bayit Yehudi (14)+Shas (11)+Yesh Atid (10)+UTJ (6)= 75 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu membentuk pemerintahan tanpa Bayit Yehudi
Netanyahu jengkel dengan kebangkkitan Naftali Bennett dan partainya, Bayit Yehudi, dari lima kursi di Knesset menjadi 14 kursi versi sejumlah jajak pendapat. Sebab Bayit Yehudi berhasil menarik para pendukung Likud dan Yisrael Beitenu dengan kebijakan menolak berdirinya negara Palestina dan Zionisme religius. Netanyahu barangkali akan menjadikan partai ini sebagai oposisi agar kian menderita persis Kadima di bawah pimpinan Tzipi Livni dan Shaul Mofaz.
Buat mewujudkan itu, Netanyahu mesti meyakinkan sejumlah pentolan partainya yang ingin membentuk koalisi dengan Bayit Yehudi ketimbang Hatnuah. Dia juga harus menyeimbangkan antara kepentingan kaum haredi secara prinsip ditentang dan pihak-pihak berfokus pada isu sosial ekonomi.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Shas (11)+Yesh Atid (10)+UTJ (6)= 61 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Shas (11)+Yesh Atid (10)+ Hatnuah (10)= 65 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Shas (11)+Yesh Atid (10)+ Hatnuah (10)+ UTJ (6)= 71 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Shas (11)+Yesh Atid (10)+ Hatnuah (10)+Buruh (17)= 82 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu membentuk pemerintahan tanpa kelompok ultra-ortodoks
Merujuk perjanjian koalisi antara Likud dan Yisrael Beitenu, Netanyahu harus mempertimbangkan kepentingan sekutunya itu, yakni mendepak kelompok Haredi dari kementerian perumahan dan dalam negeri. Avigdor Lieberman (pemimpin Yisrael Beitenu) memang berniat mengubah kebijakan soal infrastruktur, mengganti Hukum Tal dan mengubah keseimbangan antara agama dan negara. Dalam sejumlah kesempatan, Lieberman beberapa kali mengecam Shas, rekan koalisi mereka saat ini.
Karena itu, Netanyahu bisa menggandeng Bayit Yehudi dengan campuran Buruh, Hatnuah, dan yesh Atid. Artinya, Shas dan UTJ yang kini ada dalam pemerintahan harus didepak.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Bayit Yehudi (14)+ Yesh Atid (10)+ Hatnuah (10)= 68 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Bayit Yehudi (14)+Buruh (17)+ Hatnuah/Yesh Atid (10)= 75 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Bayit Yehudi (14)+ Yesh Atid (10)+ Hatnuah (10)+ Buruh (17)= 85 kursi di Knesset.
Likud-Yisrael Beitenu membentuk pemerintahan dengan kelompok kiri
Ini skenario terakhir jika Netanyahu kembali menjabat perdana menteri. Bila ini terjadi, berarti Yachimovich melanggar sumpahnya buat tidak bergabung dengan koalisi bentukan Netanyahu.
Likud-Yisrael Beitenu (34)+Yesh Atid (10)+ Hatnuah (10)+ Buruh (17)= 71 kursi di Knesset.
Kelompok kiri memimpin pemerintahan
Tzipi Livni sangat ingin membentuk koalsii kiri tengah di Knesset buat mengganjal Netanyahu. Jika skenario ini terwujud, Yachomovich bakal memimpin pemerintahan baru (kalau diminta). Koalisi ini terbuka dan akan melibatkan satu atau dua partai ultra-ortodoks, kemungkinan Meretz.
Buruh-Hatbuah-Yesh Atid (37)+ Bayit Yehudi (14)+ Shas (11)= 62 kursi di Knesset.
Buruh-Hatbuah-Yesh Atid (37)+ Bayit Yehudi (14)+ Shas (11)+ Meretz (4)= 66 kursi di Knesset.
Buruh-Hatbuah-Yesh Atid (37)+ Bayit Yehudi (14)+ Shas (11)+ UTJ (6)= 68 kursi di Knesset.
Buruh-Hatbuah-Yesh Atid (37)+ Bayit Yehudi (14)+ Shas (11)+ UTJ (6)+ Meretz (4)= 72 kursi di Knesset. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya