Promosi Calon Presiden (2)

Prabowo, jagoan versi survei

Reporter : Mohamad Taufik, Islahudin | Senin, 31 Desember 2012 07:27




Prabowo, jagoan versi survei
Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya Prabowo Subianto. (merdeka.com/dwi narwoko)

Merdeka.com - Anda tentu pernah mendengar nama Prabowo Subianto. Pendiri Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), ini adalah mantan menantu mendiang Presiden Soeharto dan disebut-sebut sebagai salah satu tokoh dibalik pelanggaran hak asasi manusia pada 1998 semasa menjabat komandan jenderal Pasukan Kusus Angkatan Darat (Kopassus).

Namun sejak mundur dari dunia militer, anak ketiga dari Sumitro Djojohadikusumo itu aktif menggeluti bisnis. Dia terlibat pula di dunia politik dan sempat maju sebagai calon wakil presiden berpasangan dengan Megawati Soekarnoputeri pada pemilihan umum 2009.

Lalu bagaimana dengan pemilihan presiden 2014? Usai menghadiri kuliah umum di Universitas Diponegoro, Semarang, September lalu, Prabowo menegaskan siap maju sebagai calon presiden. "Saya kira logikanya untuk RI 1, kalau RI 2 untuk yang lain lebih pantas."

Sepanjang tahun ini, wajah Prabowo termasuk sering nongol dalam iklan pencitraan politik di televisi. Misalnya sekadar iklan ucapan selamat tahun baru, ibadah puasa, Idul Fitri, dan Natal. Dia juga ikut berkampanye mendukung pasangan Jokowi-Ahok dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Menurut pengamat komunikasi dari Universitas Indonesia Ade Armando, pengenalan tokoh memang diperlukan. Tokoh harus mulai diperkenalkan dalam waktu lama, mulai dari wajahnya, gagasan-gagasan, dan program. Publik harus tahu kualitas tokoh-tokoh itu, seberapa mampu, dan seberapa bersih mereka. "Jangan sampai rakyat memilih berdasar kesan-kesan sesat," ujarnya.

Nama Prabowo acap kali berada di posisi pertama dalam beberapa jajak pendapat lembaga survei sebagai tokoh diunggulkan dalam pemilihan presiden 2014. Bahkan, dalam jajak pendapat terbaru versi surat kabar the Wall Street Journal, namanya bertengger di puncak, jauh meninggalkan para pesaingnya, termasuk mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputeri.

Menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani Untuk Indonesia Ray Rangkuti, kondisi itu terjadi karena munculnya keinginan publik terhadap figur dianggap tegas dan bersih. Sehingga para pemilih tidak lagi mempersoalkan kesalahan-kesalahan, terutama pelanggaran hak asasi di masa lalu. "Pemilih tidak terlalu melirik isu-isu HAM, yang dipentingkan itu kemampuan membuat keputusan cepat, tegas, dan rekam jejak bersih. Dalam konteks itu, nama Prabowo naik," kata dia.

Namun demikian, Ray melanjutkan, hasil survei tidak menjadi jaminan bagi Prabowo bakal menang. Sebab, posisi pemilih di Indonesia masih sangat beragam dan dapat berubah sewaktu-waktu.

[fas]

KUMPULAN BERITA
# Pemilu 2014

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Lagu Holler dari TaeTiSeo mirip lagu artis Jepang ini
  • Ridwan Kamil: Dalam 3 tahun Jakarta & Bandung bisa keren bareng
  • Malam ini JK temui Jokowi, bahas nama calon menteri?
  • IDP cantik tapi kok belum segera punya pacar, mengapa?
  • Suzuki Escudo model teranyar dibanderol Rp 268 Jutaan!
  • Gadis Inggris diperkosa lebih dari 1.000 kali oleh ayah kandung
  • Ini calon Menteri ESDM yang bisa dilirik Jokowi
  • Makhluk halus asrama kopma Unbraw menyerupai wujud mahasiswa
  • Hot news! Mitsubishi datangkan MPV baru ke Tanah Air!
  • Tiap akhir pekan ribuan mobil pelat B bikin macet di Bandung
  • SHOW MORE