Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasangan minim harapan

Pasangan minim harapan Ketua Umum Harura Wiranto. ©2013 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wakil Sekertaris Jendral Badan Pemenangan Pemilu Partai Hanura (hati Nurani Rakyat) Ahmad Rofiq mengklaim elektabilitas Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo terus merangkak naik setelah dideklarasikan awal Juli lalu. Hasil survei internal memakai metode menelepon responden, pasangan ini di urutan ketiga setelah Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie.

Dia menjelaskan survei itu untuk mencari indikator-indikator dukungan masyarakat kelas menengah. “Ada perubahan signifikan setelah deklarasi,” kata Rofiq saat berbincang dengan merdeka.com di Galery Cafe, Cikini, Jakarta Pusat, dua pekan lalu.

Namun ahli sosiologi dari Universitas Indonesia Max Regus menilai pencalonan pasangan Wiranto-Hary Tanoe tidak banyak memberikan gertakan politik berarti. Dia menilai Wiranto memiliki beban sejarah belum terselesaikan, yakni soal tudingan pelanggaran hak asasi pada 1998.

Dia menambahkan deklarasi pasangan ini hanya menghentak sesaat. Kombinasi itu juga belum bisa mengatasi persoalan di Indonesia. “Jika menjadi pemimpin nasional agak berat lah,” ujarnya.

Wiranto justru tidak perduli dengan beban sejak 15 tahun lalu itu melekat dalam dirinya. Namun dia menolak menanggapi tudingan ini. “Biarkan saja, saya pernah mengalami tudahan paling berat," tuturnya saat ditemui di kantor Dewan Pimpinan Pusat Hanura Rabu pekan lalu. "Banyak orang kemudian menyesal, menghujat orang tidak pada tempatnya. Ada hitungannya dengan Allah." (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP