Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengincar tempat strategis demi dilirik donatur

Mengincar tempat strategis demi dilirik donatur Rumah Yatim di Jalan Kolonel Sugiono, Duren Sawit, Jakarta Timur.. ©2017 Merdeka.com/desi aditia

Merdeka.com - Mengandalkan sumbangan dan dana dari donatur, keberadaan rumah atau panti bagi anak yatim harus strategis. Bahkan berpindah lokasi dengan biaya sewa yang lebih mahal dilakukan agar tempatnya lebih terlihat donatur.

Dari beberapa cabang di Jakarta, Merdeka.com coba mengunjungi salah satu cabang Rumah Yatim di Jalan Kolonel Sugiono No 16 a, Duren Sawit, RT 14 RW 6, Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Siang itu tampak sepi tak ada kegiatan. Anak-anak panti berkumpul di ruang tengah sedang bercengkrama. Kebetulan kala itu jam istirahat di panti. Sedangkan sekolah tengah libur. Hanya ada 7 orang anak yatim piatu tinggal di panti tersebut. Semuanya perempuan dengan usia anak SMP dan SMA.

Kepala asrama Rumah Yatim cabang Duren Sawit, Jakarta Timur, Hanifah Zahra (29) mengungkapkan, keberadaan mereka di tempat itu belum lama, sekitar satu tahunan. Awalnya berada di daerah pondok kelapa. Namun lantaran sepi donatur, mereka memutuskan untuk mencari lokasi yang lebih strategis. Pemilihan lokasi yang strategis sehingga dapat menarik banyak donatur untuk mampir.

Rumah itu berstatus sewa. Kendati demikian, Hanifah mengaku tidak mengetahui berapa biaya sewa rumah tersebut. "Saya enggak tahu karena tugas saya khusus asrama. Karena dari pusat ada khusus (ngatur biaya)," kepala ujar Hanifah kepada merdeka.com pekan lalu.

Hanifah mengatakan, sedikitnya anak-anak yatim yang tinggal di panti lantaran banyak yang menolak menetap. Padahal pihaknya kerap kali mencari anak yatim piatu ke berbagai daerah untuk diajak tinggal di panti.

Anak-anak yang tinggal saat ini pun bukan berasal dari wilayah Jakarta melainkan dari daerah Jawa Barat. Seperti Cianjur, Sukabumi dan Bogor. Mereka datang ke panti diantar oleh kerabatnya atau melalui sistem pencarian yang dilakukan pengurus.

Dia menuturkan, kehidupan anak-anak yang tinggal di panti dijamin semua. Pendidikan hingga SMA ditanggung panti yang biayanya berasal dari donatur. Di panti Diuren Sawit itu hanya ada empat pengurus. Ibu dan bapak kepala panti serta front office. Mereka tidak digaji melainkan mendapatkan bagian dari zakat karena mereka berstatus sebagai amil (pengumpul) zakat.

"Kita sesuai zakat, amil, memang (jumlah) tidak seberapa tapi keberkahannya," ujar Hanifah.

Tidak jauh berbeda, Panti Yatim Indonesia juga punya beberapa cabang di Jakarta. Salah satunya di Jalan Tebet Barat IV. Di panti yang berada sejak tahun 2010 itu hanya ada 16 anak yatim yang menetap. Namun mereka menyantuni sekitar 250 anak non mukim yang setiap bulan.

Saat merdeka.com bertandang, suasana panti lumayan sepi. Sebagian anak-anak tengah tidur siang. Sisanya menonton TV di ruang tengah.

rumah dan panti yatim

Rumah Yatim ©2017 Merdeka.com/desi aditia

Sama dengan Rumah Yatim, Panti Yatim Indonesia di Tebet pun melakukan jemput bola terhadap anak yatim supaya tinggal di panti. Mereka mencari ke berbagai daerah khususnya Jawa Barat. Tapi ada juga yang diantar sendiri oleh pihak keluarga.

Panti itu berdiri kokoh dua lantai. Kendati begitu, tempatnya masih mengontrak. kepala asrama Panti Yatim Indonesia Tebet, Fatah Saefullah mengaku biaya sewa pertahun lumayan mahal. Dia menyebut angka Rp 75-100 juta per tahun. Itu belum termasuk listrik dan air. Listrik hingga air dibayar dari hasil dana donatur.

Menurutnya, dana yang terkumpul dari donatur di Tebet bukan berarti khusus untuk panti di Tebet. Dia mesti menyetorkan lebih dulu ke kantor pusat di Bandung yang kemudian membagi dana itu ke seluruh cabang yang membutuhkan.

"Karena setiap asrama itu kasarnya pendapatan dari donasinya beda-beda, makanya kan kasihan kalau yang di sini banyak, untuk ini doang, yang dapat donatur dikit enggak kebagian. Makanya kita kelola dengan baik. Disentralisir," jelas Fatah.

Soal gaji, Fatah dan tiga pengurus mengaku tidak mendapat upah bulanan. Mereka mendapatkan bagian dari zakat yang diserahkan donatur karena status mereka sebagai amil zakat.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP