Mara Carfagna, sering digoda perdana menteri
Merdeka.com - Nasib seseorang tidak ada yang tahu. Setidaknya itu dirasakan oleh Mara Carfagna. Dia adalah mantan Menteri Kesetaraan Kesempatan Italia pada era pemerintahan Perdana Menteri Silvio Berlusconi. Padahal dulu dia sering berpose bugil buat sejumlah majalah pria dewasa.
Maria Rosaria "Mara" Carfagna lahir di Kota Salerno, Italia, pada 18 desember 1975. Sejak remaja, dia senang tampil di depan orang banyak. Keterampilan menari dan bermain piano menjadi nilai tambah bagi dia.
Ditunjang wajah cantik dan tubuh semampai, Mara mengikuti ajang kecantikan Miss Italy pada 1997 dan meraih posisi keenam. Dia mengatakan dengan mengikuti kompetisi seperti itu membuatnya menjadi wanita seutuhnya. "Kompetisi mendewasakan Anda. Seluruh tekanan dan keinginan buat menang menjadikan Anda paham siapa diri Anda sebenarnya," kata Mara seperti dikutip dari laman www.wikipedia.org.
Setelah menempuh pendidikan bertahun-tahun, dia lulus kuliah strata 2 pada 2001 dari jurusan hukum Universitas Salerno dengan tesis yang mengambil topik hukum informasi dan sistem penyiaran. Tetapi sebelum lulus, dia sudah berkarir di stasiun televisi milik klan Berlusconi, Mediaset. Sejak tahun 2000 hingga 2006 dia membintangi beberapa program acara populer di Italia.
Meski begitu, Mara juga mengungkap sisi buruk karir di dunia hiburan. Memang tidak dipungkiri wajahnya yang jelita menjadi daya tarik tersendiri buat kaum adam. Dia mengaku sudah beberapa kali berpose bugil buat majalah pria dewasa. Tetapi dia tidak bangga atas langkahnya itu dan malah menganjurkan agar perempuan lain tidak mengikuti jejaknya. Menurut dia, setelah melewati proses berpikir lama, berpose tanpa busana di depan kamera bukanlah pengalaman menyenangkan. Dia juga menampik tawaran buat membintangi film erotis arahan sutradara Tinto Brass. Sebagai perempuan dan salah satu tokoh politik Italia, Mara menegaskan dia memegang teguh nilai-nilai moral keluarga.
Pada 2004, Mara mulai terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Forza Italia. Pada pemilihan parlemen 2006, dia terpilih menjadi anggota Persekutuan Deputi Forza Italia. Dua tahun kemudian, dia kembali kembali terpilih menjadi anggota dewan perwakilan rakyat. Pada masa awal keanggotaannya, Mantan Perdana Menteri Silvio Berlusconi menggodanya dengan mengatakan kalau pemimpin negara berhak menggauli para perempuan yang disukainya. Tetapi Mara tidak menggubrisnya.
Sewaktu Mara ditunjuk menjadi sekretaris Komisi Perumusan Undang-Undang, anggota parlemen lain menggambarkan dia sebagai pekerja cerdas dan pantang menyerah. Pada 8 Mei 2008, dia dilantik menjadi Menteri Kesetaraan Kesempatan dalam kabinet keempat Perdana Menteri Silvio Berlusconi.
Walau beredar isu miring Mara harus mau berhubungan intim dengan mantan orang nomor satu di Italia itu buat meraih jabatan itu, dia membantah hal itu dan santai saja menanggapinya. Selain itu juga beredar kabar kalau Berlusconi sering menggoda dia dengan mengirim pesan singkat melalui telepon seluler. Lagi-lagi politikus yang kini memangkas potongan rambutnya itu tidak mau menanggapinya.
Mara juga dikenal vokal menyuarakan pendapat. Dia secara terang-terangan mengaku antifeminis. Dia menganggap kebebasan tidak hanya berasal dari kemerdekaan seseorang, tapi juga dilandaskan oleh aturan dan disiplin. Dia juga menentang isu pernikahan sejenis di Italia. Karena sikapnya itu, dia dikritik oleh pegiat homoseksual di negara itu.
Pada 2008, Saat masih menjabat sebagai menteri, Mara kembali menyuarakan pendapat dengan melarang prostitusi jalanan karena dianggap sebagai fenomena memalukan. Atas pernyataannya itu, dia kembali dikritik habis-habisan oleh para pegiat hak asasi manusia dengan mengungkit masa lalu dia. Tetapi pihak gereja mendukungnya buat memberantas aksi jual-beli syahwat di jalanan itu.
Skandal memang tidak bisa jauh-jauh dari Mara yang kini berusia 37 tahun. Walau dengan tegas membantah memiliki hubungan dengan Silvio Berlusconi yang terkenal hidung belang, beberapa media massa tidak henti-hentinya mengaitkan dia dengan mantan orang nomor satu Italia itu.
Dalam sebuah acara bindang-bincang televisi pada 2007, Silvio Berlusconi tanpa malu mengatakan dia jika dia belum berumah tangga, dia bersedia menikahi Mara jika masih. Pernyataan itu membikin gempar rakyat Italia dan juga Mara. Belakangan, istri Berlusconi, Veronica Lario, menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan Mara. Memang berat jadi politikus cantik, banyak godaannya. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya