Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah kesederhanaan Jusuf Kalla

Kisah kesederhanaan Jusuf Kalla Jusuf Kalla. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - "Pak JK itu orangnya tidak neko-neko dan tidak banyak maunya waktu dicukur," ujar Abdul Latief, tukang cukur pribadi Wakil Presiden Jusuf Kalla, saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa siang kemarin.

Abdul Latif begitu mengenal sosok Wakil Presiden Jusuf Kalla hingga kini. Di mata Abdul Latif, JK, sapaan akrab Jusuf Kalla memang orang yang sederhana. Meski saat ini dia menjadi orang nomor dua mendampingi Presiden Joko Widodo, pribadi JK yang dikenal latif ialah sosok pemimpin apa adanya.

Bermula dari perkenalan saat dia mendapat panggilan untuk mencukur rambut Jusuf Kalla di kediamannya, Jalan Brawijaya No 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, JK dinilai Abdul Latief sebagai sosok yang bersahaja. Apalagi perkenalannya pertama kali mendapat sambutan yang hangat.

Segelas air teh hangat mengantarkan perbincangan Abdul Latief dengan Jusuf Kalla. "Pertama kali bertemu di rumahnya di Jalan Brawijaya, dia itu orang yang sederhana," tutur Abdul Latief. Bagi Abdul Latief, JK bukan orang yang sombong meski dia seorang pejabat negara. Bahkan tak segan-segan, JK menawarkan makan bersama, meski Abdul Latief menolak.

Meski begitu, sebagai tukang cukur pribadinya, saban datang untuk memotong rambut, JK tidak pernah lupa menyuguhkan makanan dan minuman. "Pak JK selalu menanyakan kabar keluarga," ujarnya. Meski kini menjadi Wakil Presiden, JK tidak pernah lupa menyediakan suguhan makanan dan minuman untuk Abdul Latief.

"Sampai sekarang kebiasaannya tidak pernah lupa. Beliau selalu menyiapkan makanan untuk saya," ujar Abdul Latief bercerita.

Kesederhanaan lain yang diingat Abdul Latief dari Jusuf Kalla ialah dia salah sosok yang tidak pernah membatasi diri untuk mengobrol dengan siapapun. Apalagi Abdul Latief hanya seorang tukang cukur. Menurut dia, JK selalu memperbincangkan soal apa saja yang sedang hangat. Namun paling sering JK kerap diskusi soal Agama dan Masjid.

"Saya sendiri tidak pernah menanyakan soal politik atau soal negara," ujarnya.

Sebagai tukang cukur, Abdul Latief memang tidak berharap banyak dari Jusuf Kalla. Meski nantinya JK sudah tidak lagi memakai jasanya, namun yang terpenting pengalamannya menjadi tukang cukur Wakil Presiden membuat sejarah baru dalam hidup Abdul Latief. Dia pun berharap, JK mampu menyelesaikan masalah-masalah bangsa ini.

"Saya percaya pak JK mampu menyelesaikan persoalan-persoalan negara," ujar Abdul Latief. (mdk/arb)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP