Julia Bonk, anak muda harus berpolitik
Merdeka.com - Siapa bilang hanya orang tua pantas bermain politik ? Anak muda masa kini juga tidak mau kalah adu kebolehan dalam lembaga negara. Setidaknya Julia Bonk sudah membuktikan itu. Politikus jelita asal Jerman itu selain dikagumi kaum lelaki, prestasinya juga luar biasa. Usia 18 tahun sudah mejadi anggota parlemen. Lelaki mana yang tidak tertarik, sudah muda, cantik, pintar pula.
Julia Bonk adalah contoh salah satu politikus muda pantas buat dijadikan teladan remaja masa kini. Gadis yang lahir 28 April 1986 di daerah Burg bei Magdeburg, Kota Dresden, Jerman bagian Timur, mengawali karir politiknya sejak belia. Malah beberapa pihak berpendapat dia memang dilahirkan buat terjun ke politik, seperti dikutip dari situs pribadinya, www.juliabonk.de.
Bakat politik perempuan berambut merah itu sudah terlihat sejak usia 14 tahun. Saat itu Julia dipercaya menjadi salah satu anggota Dewan Siswa Kota Dresden. Di saat yang bersamaan, gadis belia itu juga menjabat wakil juru bicara Dewan Siswa Negara Bagian Saxony, Jerman. Dua tahun kemudian posisi juru bicara diemban gadis berparas jelita itu.
Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengah umum pada musim panas Oktober 2004, Julia lalu masuk ke Universitas Teknologi Dresden mengambil dua jurusan sekaligus, politik dan sejarah.
Tanpa ragu, saat menginjak usia 18 tahun, Julia mendaftarkan diri masuk menjadi anggota parlemen Negara Bagian Saxony dan berhasil terpilih. Dia menjadi anggota dewan perwakilan rakyat termuda di Jerman.
Dia pun menjadi fenomena dan bahan pembicaraan banyak orang di tiap sudut kota hingga kedai kopi. Setidaknya, ada 87 surat kabar internasional yang menulis profil dia sejak diangkat menjadi anggota parlemen hingga 2009.
Memang jarang ada remaja seperti Julia Bonk yang mau terlibat langsung mempraktekkan ilmu yang didapat dalam politik praktis. Dia berpendapat anak muda harus tertarik dan terlibat lebih banyak dalam politik.
Pada 2006, Julia yang dijuluki "Si seksi Saxon" memutuskan bergabung dengan Partai Kiri (Die Linke). Sebagai wakil kaum muda, dia diberi mandat menjadi wakil juru bicara parlemen Komite Olahraga dan Pendidikan, serta anggota Komite Ilmu Pengetahuan, Universitas, Kebudayaan, dan Media.
Tidak hanya sampai di situ, Pada 2009 Julia menjadi anggota Komite Pembentukan Undang-Undang, Konstitusi, dan Eropa. Di tahun yang sama, dia adalah salah satu dari sepuluh tokoh pemuda tergabung dalam organisasi Pemuda Sosialis di bawah naungan Partai Kiri.
Walau dikritik karena perannya belum menghasilkan perubahan mendasar, Julia yang kini berumur 26 tahun tetap dalam pendiriannya bakal terus berkarir di politik. Dia tidak mau hanya dikenal sebagai politikus perempuan muda dan cantik. Utamanya dia ingin memperjuangkan kesetaraan pendidikan dan melanjutkan proses reunifikasi Jerman. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya