Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ditinggal lingkaran dekat

Ditinggal lingkaran dekat Presiden Basyar al-Assad bermain bersama keluarga. (thewildmagazine.com)

Merdeka.com - Ketika pemberontakan di Suriah meletup Maret dua tahun lalu, banyak pengamat meyakini rezim Basyar al-Assad tetap kuat. Sebab, para pejabat militer dan diplomat mendapat ujian kesetiaan sangat ketat sebelum menduduki posisi penting.

Keluarga Assad telah memerintah Suriah sejak Hafiz al-Assad menjadi presiden pada 1971. Putranya, Basyar, meneruskan jabatan itu setelah dia meninggalkan 13 tahun lalu. Hubungan keluarga merupakan hal penting dalam politik Suriah. Sejumlah kerabat Assad memegang jabatan penting di militer dan pemerintahan. Keluarga Assad berasal dari sebuah desa di Latakia dan menganut sekte Alawi.

Ketika perlawanan antipemerintah menguat, sejumlah jenderal dan serdadu mulai membelot. Kebanyakan lari ke negara tetangga, Turki. Sebagian tetap di Suriah melawan pasukan pemerintah. Meski begitu, hingga saat ini jumlah pembelot terhitung kecil ketimbang yang masih loyal terhadap Presiden Assad. Pembelot secara keseluruhan berjumlah 74, meliputi pejabat militer (54 orang), menteri (3), anggota parlemen (4), dan diplomat (13), seperti seperti dilansir stasiun televisi Aljazeera, akhir tahun lalu.

Parlemen Suriah memiliki 250 anggota dipilih saban empat tahun dari 15 daerah pemilihan. Pertama kali dalam empat dekade, Suriah menggelar pemilihan parlemen mutipartai. Hasilnya, Partai Baath menguasai 60 persen kursi di parlemen.

Kabinet Suriah beranggotakan 33 menteri. April tahun lalu, kabinet baru dipimpin Perdana menteri Riad Hijab diumumkan, setahun setelah kabinet sebelumnya bubar. Presiden Assad menunjuk Fahd Jassim freid sebagai menteri pertahanan menggantikan Daud Rajha terbunuh akibat ledakan bom.

Setelah kekerasan meningkat dan laporan-laporan soal pembantaian oleh pasukan Assad muncul, banyak negara mengusir diplomat Suriah. Sejumlah negara Februari tahun lalu mengusir duta besar Suriah setelah pembantaian di Kota Homs. Tiga bulan berselang, negara-negara Barat juga bertindak serupa akibat pembantaian di Kota Houla, Provinsi Homs.

beberapa pejabat militer juga mulai gerah dengan kekejaman pasukan Assad. Gelombang pembelotan terjadi hingga akhirnya terbentuk Tentara Pembebasan Suriah (FSA).

Berikut nama-nama para pembelot itu.

Militer:

Hussein Harmush

Letnan Kolonel Harmush termasuk satu dari sejumlah perwira angkatan darat pertama kali membelot. Dia lari ke Turki pada 9 Juni 2011, namun tiga bulan kemudian muncul di stasiun televisi pemerintah Suriah. Rezim Assad menahan Harmush setelah sempat dikabarkan hilang.

Riyad al-Asaad

Kolonel angkatan udara ini membelot pada 4 Juli 2011 ini sekarang menjadi komandan Tentara Pembebasan Suriah bermarkas di Turki.

Radwan Naddush

Brigadir jenderal di intelijen militer ini membelot pada 12 Oktober 2011 sebagai protes atas pembunuhan, kejahatan, dan penyiksaan terhadap warga sipil.

Mustafa al-Syekh

Brigadir Jenderal Syekh membelot pada 6 Januari 2012. Dia kini mengepalai dewan militer Tentara Pembebasan Suriah.

Afif Sulaiman

Kolonel angkatan udara dari Provinsi Hama ini membelot pada 6 Januari 2012.

Faiz Amro

Direktur sekolah teknik angkatan udara ini membelot pada Hari Kasih Sayang tahun lalu.

Mustafa Abdul Karim

Kolonel Abdul Karim membelot pada 18 Februari 2012.

Arkan Abdul Aziz Kanaan

Kolonel di pasukan khusus ini membelot pada 21 Februari 2012.

Adnan Qasim Farzat

Brigadir Jenderal Farzat membelot pada 6 Maret 2012 setelah mengetahui kota tempat tinggalnya, Al-Rastan, digempur serengan artileri.

Abdul Jabar al-Ukaidi

Jenderal Ukaidi membelot pada 19 Maret 2012 bersama empat serdadu. Dia menilai militer pemerintah sudah mirip geng karena melindungi keluarga Assad.

Mighwar Hussain Kulliya

Jenderal dari komando wilayah utara ini membelot pada 27 Maret 2012.

Adnan al-Ahmad

Dia mantan kepala operasi di komando wilayah utara dalam angkatan darat. Pembelotannya pada 28 Maret 2012 sebagai protes terhadap pembasmian perlawanan di Provinsi Homs.

Ziad Ismail Fahad

Dia membelot pada 28 Maret 2012. Dia menuding pasukan pemerintah bertanggung jawab terhadap pembunuhan tim medis dan wartawan.

Muhammad Yahya Bitar

Brigadir Jenderal Bitar membelot pada 1 April 2012 dan bergabung dengan Tentara Pembebasan Suriah.

Ahmad Fahad Nahma

Kolonel dari brigade ke-20 angkatan darat ini membelot pada 22 April 2012.

Ghazi Jabir Abud

Dia membelot pada 4 Mei 2012. Jenderal Abud adalah bekas komandan Resimen 147 (parasut). Dia beralasan pasukan pemerintah sudah berlaku tidak adil dan jahat terhadap rakyat. Angkatan darat juga dituding telah mengkhianati pakta buat melindungi warga sipil.

Haidar Hassan Nassir

Jenderal Nassir membelot pada 22 Mei 2012 sebagai protes atas pembantaian di Provinsi Homs.

Said Bakdasy

Kolonel dari brigade ke-18 angkatan darat ini membelot pada 29 Mei 2012.

Usamah Hussain Hiraki

Kolonel Hiraki membelot pada 6 Juni 2012 sebagai protes terhadap pembantaian di Houla.

Hassan Merei Hamada

Kolonel angkatan udara ini membelot pada 21 Juni 2012 dengan menerbangkan MiG 21 ke Yordania.

Muthqal Hussein al-Butaisy al-Nuaimi

Bekas kepada unit penyimpanan strategis di resimen tank ini membelot pada 28 Juni 2012.

Manaf Tlas

Brigadir jenderal dari Brigade 104 Garda Republik membelot pada 5 Juli 2012. Dia merupakan sahabat Presiden Assad dan putra dari bekas Menteri Pertahanan Mustafa Tlas.

Abdul Majid al-Ashtar

Brigadir Jenderal Ashtar membelot pada 7 Juli 2012.

Adnan Nauras Salu

Mayor Jenderal Salu membelot pada 13 Juli 2012. Dia kini memimpin Komando Militer Bersama untuk Revolusi Suriah.

Arkan Taha Izzudin

Dia bersama tiga perwira lainnya membelot pada 17 Juli 2012 sebagai protes atas pembantaian di Desa Qubair, Provinsi Hama.

Abdul Razaq Aslan Allaz

Bekas pejabat kementerian dalam negeri ini membelot pada 20 Juli 2012 sebagai protes atas pembantaian terhadap warga sipil.

Muhammad Ahmad Faris

Jenderal Faris membelot ke Turki pada 4 Agustus 2012. Dia merupakan orang Suriah pertama terbang ke ruang angkasa. Sebelum menyeberang ke Turki, dia mengunjungi markas Tentara Pembebasan Suriah di Kota Aleppo untuk menunjukkan solidaritas.

Yaraub Sharaa

Jenderal Sharaa membelot pada 5 Agustus 2012 ke Yordania. Dia merupakan mantan Kepala Divisi Informasi pada Direktorat Keamanan Politik berkantor di Ibu Kota Damaskus.

Ahmad Rahhal

Laksamana Rahhal membelot pada 17 Agustus 2012 dengan alasan militer telah melanggar janji mereka melindungi rakyat.

Marwan al-Hamad

Jenderal dari angkatan darat ini membelot pada 20 Agustus 2012. Dia lantas membentuk Brigade Jabal al-Arab buat menghadapi pasukan pemerintah.

Awad Ahmad al-Ali

Bekas kepala sebuah lembaga keamanan di Damaskus ini memeblot pada 2 September 2012.

Hassan Ali Ahmad

Bekas kepala unit investigasi di Qamishli ini membelot pada 11 September 2012.

Yusuf al-Assad

Kolonel angkatan udara ini membelot pada 14 September 2012.

Abdul Hakim Bakkur

Kolonel Bakkur membelot pada 24 September 2012 dan bergabung dengan Tentara Pembebasan Suriah.

Yassin Muhammad al-Muslih

Brigadir jenderal angkatan udara ini membelot pada 10 Oktober 2012. Dia menuding Rusia, China, dan Iran memasok senjata buat pasukan pemerintah.

Muhammad Abdul Karim al-Maarati

Mantan direktur lemabaga keamanan negara di Raqqa ini membelot pada 10 Oktober 2012.

Zubaidah al-Miki

Kolonel Miki merupakan perwira perempuan pertama membelot pada 10 Oktober 2012. Penganut Syiah dari sekte Alawi ini berasal dari Dataran Tinggi Golan.

Muhammad Fuad Zakaria

Kolonel Zakaria membelot pada 26 Oktober 2012.

Muhammad Raslan Raslan

Kolonel Raslan adalah bekas teknisi di pasukan pertahanan udara. Dia membelot pada 29 Oktober 2012.

Ismail Muhammad al-Rahhal

Membelot dari angkatan darat pada 6 November 2012 dan bergabung dengan pasukan oposisi.

Nabil al-Dandal

Jenderal Dandal adalah bekas kepada imigrasi Prvinsi Deir al-Zour. Dia membelot pada 13 November 2012.

Muntasir Jawish

Brigadir Jenderal Jawish adalah seorang pilot dan dia membelot pada 14 November 2012.

Ali Aun

Kepala pengadilan Provinsi deir al-Zour ini membelot pada 17 November 2012.

Munir al-Hariri

Jenderal Hariri membelot dari departemen kepolisian di Deir al-Zour pada 23 November 2012.

Abdul Aziz Jassim al-Shallal

Mantan kepala polisi militer ini membelot sehari setelah Natal tahun lalu dan menyebut pasukan pemerintah sebagai geng pembunuh.

Diplomat:

Nawal Faris

Duta besar Suriah di Irak ini membelot pada 11 Juli 2012.

Muhammad Tahsin al-Faqir

Atase keamanan Suriah di Oman ini membelot pada 25 Juli 2012

Lamia al-Hariri

Kuasa usaha Suriah di Siprus ini membelot pada 25 Juli 2012.

Faruk Taha

Duta besar Suriah buat Belarus ini membelot pada 25 Juli 2012.

Abdul Latif al-Dabbagh

Duta besar Suriah untuk Uni Emirat Arab ini membelot pada 25 Juli 2012.

Khalid al-Ayubi

Kuasa usaha Suriah di Inggris ini membelot pada 30 Juli 2012.

Muhammad Husam Hafiz

Konsul Suriah di Armenia ini membelot pada 31 Juli 2012.

Dani al-Baaj

Sekretaris ketiga pada kantor perwakilan Suriah untuk PBB di Jenewa, Swiss, ini membelot pada 11 Agustus 2012.

Basyar al-Haj Ali

Atase diplomatik Suriah di Yugoslavia ini membelot pada 6 September 2012.

Mahmud Ubaid

Atase diplomatik Suriah di Malaysia ini membelot pada 7 September 2012.

Imad al-Ahmar

Konsul Suriah di Malaysia ini membelot pada 7 September 2012.

Huda Urfali

Atase Kedutaan besar Suriah di China ini membelot pada 21 November 2012.

Parlemen:

Muhammad al-Habasy

Anggota parlemen dari Damaskus ini membelot pada 15 Januari 2012.

Imad Ghaliun

Anggota parlemen dari Homs ini membelot pada 15 Januari 2012.

Nawaf al-Basyir

Anggota parlemen dari Deir al-Zour ini membelot pada 16 Januari 2012.

Ikhlas Badawi

Anggota parlemen dari Partai Baath mewakili Aleppo ini membelot pada 27 Juli 2012.

Kabinet:

Mahmud Sulaiman Haji Hamad

Inspektur jenderal di kementerian pertahanan ini membelot pada 4 Januari 2012.

Abdo Hussamiddin

Wakil menteri minyak Suriah ini membelot pada 12 Maret 2012.

Riyad Farid Hijab

Perdana menteri ini membelot pada 6 Agustus 2012 ke Yordania. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP