Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dipercaya bisa menangkan pemilihan presiden

Dipercaya bisa menangkan pemilihan presiden Ilustrasi Dukun. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Entah di mana kebenarannya, namun fenomena berburu barang pusaka menjelang pemilihan presiden menjadi ramai di kalangan pemburu barang bertuah. Mulai dari lukisan Nyi Roro Kidul hingga Bambu Buta menjadi buruan para calon.

Cerita ini seperti dituturkan oleh Happy, 38 tahun, karyawan di bilangan Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Sejak pemilihan presiden 2009, Happy sudah berkecimpung menjadi calo pemburu barang bertuah. Dia mencari informasi keberadaan benda itu hingga luar daerah.

Tak tanggung-tanggung, untuk satu lukisan Nyi Roro Kidul asli bakal dibayar Rp 2 miliar. "Kalo dapet dibayar Rp 2 miliar," kata Happy saat berbincang dengan merdeka.com kemarin. Dia ogah menyebut siapa calon presiden itu. Dia cuma bilang jika niatan mencari mustika itu pesanan dari temannya.

Pay, sapaan akrab Happy, mengaku jika memburu barang pusaka itu selalu membawa kolektor benda pusaka untuk melihat keasliannya. Menurut dia, lukisan Nyi Roro Kidul asli memiliki ciri khusus. Pertama, mata dalam lukisan itu selalu menatap di mana pun kita melihat dari berbagai sisi.

Kedua, lukisan itu memiliki tiga dimensi bagi yang mengerti lukisan sebenarnya. "Matanya ikutin kita," ujarnya. Tiga dimensi dimaksud Pay seolah lukisan Nyi Roro Kidul hidup.

Dia mencari barang pusaka berupa Bambu Buta dan Lukisan Nyi Roro Kidul untuk pemesan dalam memenangkan pemilihan presiden.

Bagi E, 41 tahun, kepala toko retail ternama, mengaku mengoleksi barang-barang itu karena memang hobi. Dia mengaku mencari barang-barang itu melalui teman. "Hanya hobi saja," tuturnya. E memiliki batu berlapis emas oleh-oleh dari kawannya di Papua.

Namun Paryono memiliki pernyataan berbeda. Dia mengaku batu cincin Tapak Jalak jika dipakai akan membuat orang segan. Sebab, batu itu memiliki kekuatan gaib bagi si pemakai. "Orang akan segan dengan kita," ujarnya melalui sambungan seluler.

Batu Tapak Jalak diperoleh Paryono saat berjalan tengah malam. Dia mendapatkan itu di sebuah ujung pohon besar sudah mati. (mdk/fas)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP