Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Telanjur Berkerumun, Puluhan Warga Probolinggo Kecewa karena Gagal Divaksin Covid-19

Telanjur Berkerumun, Puluhan Warga Probolinggo Kecewa karena Gagal Divaksin Covid-19 vaksin Covid-19. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Puluhan warga berkerumun di depan Puskesmas Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dengan harapan akan mendapatkan vaksin Covid-19 pada Rabu (7/7/2021).

Namun, usaha mereka tak bersambut. Setelah kerumunan warga terjadi, petugas Puskesmas Dringu mengumumkan bahwasanya vaksin hari ini diperuntukkan khusus untuk karyawan pabrik garmen.

Kronologi Kejadian

      Lihat postingan ini di Instagram      

Sebuah kiriman dibagikan oleh Probolinggo Kita Official (@probolinggokita)

Foto kerumunan warga di depan Puskesmas Dringu itu beredar di media sosial setelah salah seorang warga menceritakan kronologi kejadian.

“Pagi ini mimin magang berniat untuk vaksin di Puskesmas Dringu. Nah pukul 07.30 tiba di Puskesmas sudah terlihat kerumunan warga yang antusias mengikuti vaksin. Ada yang sudah datang dari jam 6 pagi loh jeh. Jam 08.00 petugas Puskesmas Dringu mengumumkan bahwa vaksin hari ini khusus untuk karyawan pabrik garmen,” tulis Instagram @infoprobolinggo (7/7).

Lebih lanjut, petugas Puskesmas Dringu menjelaskan kepada warga yang berkerumun bahwasanya vaksinasi yang diperuntukkan umum akan diinformasikan melalui bidan desa.

“Seharusnya disediakan papan informasi bahwa hari ini khusus untuk karyawan pabrik. Sehingga warga yang terlanjur datang tidak berkerumun. Dan kalau bisa pendaftaran untuk warga umum bisa dilakukan melalui whatsapp,” lanjut @infoprobolinggo.

Komentar Warganet

Foto yang menunjukkan kerumunan warga di depan Puskesmas Dringu itu pun ramai dikomentari warganet.

“Semoga semua dapat giliran vaksin & sehat-sehat semua,” tulis akun Instagram @dinarthecurrency.

“Sebaiknya pihak puskesmas tahu pihak yang menyelenggarakan vaksin, kalau mau kasih info itu yang jelas. Jika ada perubahan mendadak, lebih baik langsung diinformasikan kembali karena yang mau vaksin memang banyak. Di kota saja sudah penuh sama antrean puanjang. Tolong dong kerja samanya. Katanya gak boleh berkerumun. Kalau gini mah sama aja bahayaaa. Soalnya dari pihak puskesmas tidak ada komunikasi sama sekali dengan masyarakat,” komentar @lelihoffi.

“Kasihan keluarga saya juga antre tadi, berangkat pagi buat antre ternyata vaksinnya dikhususkan. Lain kali mungkin bisa lebih terorganisir dengan lebih baik dan pengumuman lebih jelas beberapa hari sebelumnya,” komentar @nadiaeky211.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP